Masyarakat Sebut Perusahaan Sawit di Kapuas Hulu Masih Abaikan Kegiatan Sosial

Seorang Warga Kapuas Hulu, Tono menyatakan, dirinya cukup kecewa dengan pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kabupaten

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Faiz Iqbal Maulid
Dok. Humas Polda Kalbar
Petani sawit saat memanen sawit. Masyarakat Kapuas Hulu meminta agar perusahaan perkebunan sawit di wilayah mereka turut ikut dalam kegiatan sosial masyarakat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Masyarakat Kapuas Hulu meminta Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, dan Pemda Kapuas Hulu agar bisa mengintervensi perusahaan perkebunan sawit yang beroperasi di wilayah Kapuas Hulu, untuk selalu mendukung kegiatan Sosial masyarakat.

Seorang Warga Kapuas Hulu, Tono menyatakan, dirinya cukup kecewa dengan pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, dimana saat ada masyarakat ingin melaksanakan kegiatan Sosial, tidak mau membantu.

"Mereka mungkin hanya mau bantu masyarakat di sekitar perkebunan kelapa sawit tersebut, padahal mereka lupa dengan masyarakat lainnya di Kapuas Hulu," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Selasa 15 November 2022.

Menurut Tono, pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kapuas Hulu harus peka dengan aktivitas atau kegiatan Sosial masyarakat di Kapuas Hulu, dimana tidak perlu bantuan yang banyak, terpenting adalah dukungan.

"Komunikasi dan koordinasi ke pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kapuas Hulu sudah dilaksanakan, namun disayangkan mereka mengabaikan niat bait masyarakat tersebut," ungkapnya.

Diskusi Publik Tentang Rancangan Perbup Perkebunan Sawit di Kabupaten Melawi

Warga Kapuas Hulu lainnya, Husin juga menjelaskan kalau dirinya bersama organisasi pemuda di Kapuas Hulu pernah melaksanakan kegiatan sosial di Putussibau, ingin minta bantuan dukungan dari pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kapuas Hulu, masih diabaikan oleh perusahaan.

"Tidak ada alasan yang jelas dari pihak perusahaan, dan padahal kami waktu itu sudah mengajukan proposal dan komunikasi dan koordinasi dengan baik, tapi masih tetap diabaikan, namun kegiatan tetap dilaksanakan, tapi akan menjadi catatan bagi kami," ujarnya.

Menurutnya, kalau pihak-pihak terkait yang meminta bantuan Perusahaan cepat dan mudah, namun kalau masyarakat yang meminta, sangat susah dan diabaikan dengan tidak ada kejelasannya. 

Hasil Musyawarah ke IV DAD Kapuas Hulu, Ini Pesan Penting Bupati Fransiskus Diaan

Seorang warga Putussibau, Alfan juga menceritakan pengalamannya saat melaksanakan kegiatan bersama organisasi, dan mengajukan proposal ke pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kapuas Hulu, namun tidak ada kejelasan dukungan tersebut.

"Waktu itu kami kecewa dengan pihak Perusahaan, tidak mendukung kegiatan sosial dari masyarakat, dan mereka hanya mendukung masyarakat yang dikawasan perkebunan," ujarnya.

Alfan meminta Pemerintah Pusat, Provinsi Kalimantan Barat, dan Pemda Kabupaten Kapuas Hulu, agar bisa menyampaikan aspirasi masyarakat ke pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kapuas Hulu.

"Mereka bekerja di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, maka harus merangkul masyarakat Kapuas Hulu," ungkapnya.

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved