Deklarasi Pemilu Damai, JPPR Kalbar: Perbedaan Sebagai Perekat Persatuan

"Tantangan bagi kita masyarakat Kalbar adalah mewujudkan nilai-nilai di dalam dasar negara dan pilar-pilar kehidupan berbangsa dan bernegara dalam keh

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD ROKIB
Deklarasi Pemilu Damai dengan tema '2024 Pemilu Damai Komitmen Bersama' di hotel Mercure Pontianak, Kalimantan Barat, Senin 14 November 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Wilayah Provinsi Kalimantan Barat menggelar Deklarasi Damai dengan tema '2024 Pemilu Damai Komitmen Bersama' di hotel Mercure Pontianak, Kalimantan Barat, Senin 14 November 2022.

Ketua Koordinator Provinsi JPPR Kalbar, Syarif Edi Darmawan menyampaikan, kegiatan ini digelar bertujuan untuk menciptakan komitmen bersama untuk pemilu 2024.

Menurutnya, banyak tantangan -tantangan yang akan dihadapi pada pemilu sehingga diperlukan komitmen untuk mewujudkan Pemilu Damai, jujur dan adil (Jurdil).

"Tantangan bagi kita masyarakat Kalbar adalah mewujudkan nilai-nilai di dalam dasar negara dan pilar-pilar kehidupan berbangsa dan bernegara dalam kehidupan demokrasi demi terwujudnya cita-cita nasional, yaitu masyarakat adil, makmur, cerdas dan disegani dalam pergaulan dunia internasional," ujarnya.

Ketua KPU Pontianak Sebut Piala Dunia 2022 Jadi Momentum Sosialisasi Pemilu 2024

Berdasarkan hasil penelitian dan keterlibatan langsung dalam proses- proses Pemilu yang dilakukan, JPPR Kalbar menilai bahwasanya pemilu ditahun 2024 masih akan banyak potensi pelanggaran terhadap kepemiluan.

Untuk itu, JPPR yang merupakan sebuah lembaga independen pemantau pemilu sudah berdiri dan mengawal jalanya pemilu sejak 1999 akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga nilai nilai kejujuran dan elegant dalam berkompetisi.

Sejauh ini, JPPR Kalbar juga menginformasikan bahwa sudah melakukan pemantauan pada tahap proses kepemiluan hingga ikut terlibat verifikasi faktual yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu, baik di provinsi bahkan hingga di daerah daerah dan menunggu penetapan peserta pemilu di tanggal 14 desember 2022 yang akan datang.

"Kami menyadari bahwasanya Pemilu adalah istrumen sekaligus wujud nyata dari demokrasi. Selain itu, pemilu juga merupakan indicator dari tegak atau patahnya pilar demokrasi, pemilu juga merupakan cara berkompetisi bagi calon para pemimpin Republik Indonesia secara elegant dan bermartabat, tidak dikatakan demokrasi sebuah negara apabila tidak diselenggarakanya pemilihan umum. Maka mari kita jadikan pemilu 2024 yang cerdas, jujur dan adil," ucapnya.

Pada kegiatan ini melibatkan 9 partai politik yang telah ditetapkan sebagai calon peserta pemilu 2024 dan 9 partai politik bakal calon pemilu 2024, serta ratusan peserta dari organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, akademisi dan komunitas.

Kemudian dihadiri juga oleh Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan, Polda Kalbar, KPU Provinsi Kalbar dan Bawaslu Provinsi Kalbar.

Perbedaan Sebagai Perekat Persatuan dan Kesatuan

Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan berharap agar semua pihak bisa berkolaborasi untuk mensukseskan pemilu damai.

"Kita ini terdiri dari berbagai suku, agama dan etnis. Kuncinya di dalam mencapai pemilu damai yaitu kita walaupun berbeda-beda, kita tetap satu. Artinya jadikanlah perbedaan-perbedaan yang ada di dalam masyarakat ini sebagai perekat untuk persatuan dan kesatuan, jangan sebaliknya," ucapnya usa membuka secara resmi Deklarasi Pemilu Damai.

Seperti semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang telah tertanam dengan kokoh di Negara Indonesia untuk terus ditanamkan pada jiwa masyarakat Kalbar yang terdapat beranekaragam perbedaan.

"Perbedaan-perbedaan, baik beda etnis, beda suku dan beda agama jadikan sebagai perekat untuk persatuan dan kesatuan," katanya lagi.

Jika perbedaan itu dijadikan sebagai perekat dalam persatuan, Ria Norsan yakin bisa tercipta pemilu yang damai.

"Kuncinya adalah saling menghormati satu dengan yang lainnya. Dengan saling menghormati, saya yakin pemilu yang akan datang berjalan dengan baik," tukasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved