Syarat Naik Pesawat Terbaru Usai PPKM Kembali Diperpanjang, Kini Wajib PCR dan Antigen Lagi?

Syarat Naik Pesawat terbaru usai Aturan PPKM direvisi dan kembali diperpanjang sampai 21 November 2022.

Editor: Rizky Zulham
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY ZULHAM
Kolase penumpang pesawat saat berada di bandara - Cek Syarat Naik Pesawat Terbaru Usai PPKM Kembali Diperpanjang, Kini Wajib PCR dan Antigen Lagi? 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Simak Syarat Naik Pesawat terbaru usai Aturan PPKM direvisi dan kembali diperpanjang sampai 21 November 2022.

Kini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM kembali diperpanjang di seluruh wilayah Tanah Air.

Pada PPKM kali ini, seluruh daerah berstatus level satu.

Lantas apakah PCR dan Antigen kembali diberlakukan dalam Syarat Naik Pesawat terbaru?

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal mengatakan, perpanjangan PPKM dilakukan merespons peningkatan kasus Covid-19 beberapa waktu terakhir.

Berubah! Aturan PPKM Terbaru Seluruh Indonesia sampai Tanggal 21 November 2022

"Hari ini kami sampaikan bahwa PPKM tetap akan diperpanjang untuk menekan laju kenaikan Covid-19," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal, Selasa 8 November 2022.

Merujuk Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 47 Tahun 2022, PPKM Jawa-Bali akan berlaku selama 14 hari yakni 8-21 November 2022.

Sementara, menurut Inmendagri Nomor 48 Tahun 2022, PPKM di luar Jawa-Bali berlangsung selama 28 hari yaitu 8 November-5 Desember 2022.

Safrizal menyebutkan, pihaknya telah meminta seluruh jajaran pemerintah daerah untuk tidak lengah dan terus bersiaga terhadap ancaman lonjakan kasus virus corona.

Sejalan dengan imbauan Kementerian Kesehatan, masyarakat diminta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.

Warga juga diimbau untuk segera vaksinasi dosis ketiga atau booster untuk memproteksi diri dari ancaman virus Corona yang terus bermutasi.

"Galakkan kembali penerapan protokol kesehatan di masyarakat, maksimalkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi, dan tidak kalah penting adalah terus dorong vaksinasi dosis ketiga atau booster," kata Safrizal.

Sebagaimana diketahui, kasus Covid-19 di Indonesia belakangan kembali menunjukkan peningkatan.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, kenaikan ini disebabkan karena munculnya sejumlah varian baru virus Corona yang masuk ke Indonesia, di antaranya XBB, XBB.1, dan BQ.1.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved