Khazanah Islam
Tata Cara Membersihkan Najis Berdasarkan Tingkatan Mulai dari yang Ringan sampai Berat
Secara mutlak, dalam keadaan leluasa serta mudah untuk membedakannya, keharamannya bukan karena kehormatan suatu benda, menjijikkan dan berbahaya
7. bagian badan binatang yang diambil dari tubuhnya selagi hidup.
Semua benda najis di atas tidak dapat disucikan kecuali arak.
Arak akan menjadi suci apabila berubah menjadi cuka dengan sendirinya, tanpa ada perantara usaha manusia.
Begitu juga kulit bangkai dapat dicuci dengan cara disamak.
Selain benda najis, adapula benda suci yang terkena najis yang disebut dengan benda mutanajjis.
Benda ini bisa disucikan tergantung jenis najis apa yang mengenainya. Berikut uraiannya :
Najiz Mughallazhah
Najis mugallazah yaitu najis yang diperberat dalam mensucikannya.
seperti najisnya anjing, babi dan hewan yang terlahir dari keduanya atau perkawinan silang.
Cara mensucikan benda yang terkena najis ini yaitu dengan membasuh tujuh kali basuhan
setelah menghilangkan ‘ain (bentuk) najisnya terlebih dahulu.
Kemudian salah satu basuhan tersebut dicampur dengan debu.
Ada tiga cara untuk membasuh salah satu basuhan yang dicampur dengan debu yaitu ;
a. Mencampur air dengan debu sampai air tersebut keruh. Kemudian disiramkan ke tempat/benda yang terkena najis.
b. Meletakkan debu di atas tempat/benda yang terkena najis kemudian disiram air.
c. Menyiramkan air di atas tempat yang terkena najis kemudian meletakkan debu di atasnya.