Satu Pasien Suspek Gagal Ginjal Akut di Kalbar, Kadiskes : Telah Lakukan Pengambilan Sampel Darah
Kemudian juga telah diambil serum dari darah pasien. Selain itu, mengumpulkan obat-obatan yang digunakan selama pasien dirawat mandiri di rumah.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
“Kami juga lakukan penguatan tata laksana dan manajemen klinis yang telah dikeluarkan Dirjen Yankes terkait penanganan gagal ginjal akut/atipikal progresif ini,”ujarnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat, kalau ada anak sakit, pemberian obatnya untuk dapat dikonsultasikan dengan petugas kesehatan, serta jangan asal-asalan memberikan dengan pengetahuan sendiri, apalagi tidak teratur.
“Waspada lain, kita harus selalu lihat anak-anak kita.m yakni pengurangan air kencing, lihat frekuensinya. Kalau dalam sehari hanya 2-3 kali kencing, artinya itu sudah ada pengurangan. Anak-anak yang pakai pampers harus dilihat juga, apakah ada pengurangan frekuensi kencingnya,”ujarnya.
Ia mengimbau kembali untuk menggunakan obat-obatan dengan konsultasi ke tenaga kesehatan, dan sementara ini jangan gunakan obat-obatan dagang dengan pengetahuan sendiri. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News