Porprov Kalbar

KONI Sintang Akan Kirim 509 Atlet Ikuti Porprov Kalbar, Target Masuk 5 Besar

KONI Sintang akan mengirim 509 atlet dari 33 pengkab untuk mengikuti Porprov di Pontianak, Provinsi Kalbar. Chomain berharap, para atlet dapat meraih

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/AGUS PUJIANTO
Ketua Umum KONI Kabupaten Sintang, Chomain Wahab. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar sebentar lagi digelar. Sejumlah pengurus Kabupaten (Pengkab) sudah melakukan persiapan memilih atlet yang akan dikirim mewakili Sintang memperebutkan medali.

Ketua Umum KONI Kabupaten Sintang, Chomain Wahab memastikan persiapan administrasi saat ini sudah 90 persen.

"Persiapan porprov hari ini kalau secara administrasi, KONI insya allah 90 persen. Terkait kesiapan pengkab masing-masing saya rasa sudah melakukan latihan untuk menghadapi porprov," ujar Chomain, Kamis 20 Oktober 2022.

KONI Sintang akan mengirim 509 atlet dari 33 pengkab untuk mengikuti Porprov di Pontianak, Provinsi Kalbar. Chomain berharap, para atlet dapat meraih medali dan membawa Sintang masuk dalam 5 besar.

"Target medali, kita upayakan sebanyak banyaknya, lah. Harapannya mudah- mudahan 5 besar. Atlet yang berangkat 509 dari 33 pengkab," kata Chomain.

Komoditas Beras, Gula dan Minyak Goreng Dijual Pada Operasi Pasar di Sintang

Ada sejumlah cabang olahraga andalan yang dapat menyumbang medali. Mulai dari atletik, anggar, renang, balap motor, biliard, volly, catur, buku tangkis. "Dayung mudah mudahan bisa, wushu, Boxing, tenis meja. Mudah-mudahan semua pengkab yang kita kirim membawa medali pulang," harapnya.

Chomain Wahab optimis Sintang masuk lima besar dalam perolehan medali pada Porprov Kalbar, meski diakuinya sulit lantaran dua tahun terakhir tidak ada Kejurprov.

Bagi Chomain, Kejurprov merupakan barometer untuk menilai pengkab mana yang berprestasi. Ketika Kejurprov kosong selama dua tahun, KONI hanya bisa berkoordinasi hasil latihan para atlet dari pengurus masing-masing untuk dikirim mengikuti Porprov.

"Kendala kita porpov ini kita tidak ada kejurporv tahun sebelumnya sehingga kita tidak bisa mengukur prestasi setiap pengkab menghadapi Kabupaten lain. Itu sulit kita ukur, kita masuk berapa besar. Tapi mudah mudahan nilai positifnya kita ambil karena ini berlaku untuk semua Kabupaten berarti kita sama-sama mulai dari nol, mudah mudahan kita bisa curi peluang dari tidak adanya kejurprov tahun lalu," ujar Chomain. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved