Bupati Fransiskus Buka Rakor Audit Kasus Stunting di Kapuas Hulu
Dalam sambutannya, Bupati Kapuas Hulu menyampaikan bahwa, untuk status stunting di Kapuas Hulu mengalami penurunan tidak terlalu besar, dan tentunya h
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, memimpin langsung rapat koordinasi tim audit kasus stunting wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, di Aula Bappeda Kapuas Hulu, Rabu 12 Oktober 2022.
Dalam sambutannya, Fransiskus Diaan menyampaikan bahwa, untuk status stunting di Kapuas Hulu mengalami penurunan tidak terlalu besar, dan tentunya harus diturunkan lagi agar persoalan stunting segera selesai.
"Adapun beberapa tantangan dalam penanganan stunting belum optimalnya konvergensi pelaksanaan program dan kegiatan secara menyeluruh. Sehingga penanganan dari pusat, maupun daerah belum terlaksana secara lengkap," ujarnya.
• Cegah dan Tangani Stunting Dengan Bantuan 1.500 Paket Ikan Segar dan Olahan Perikanan
Selain itu juga kata Fransiskus, keadaan Gizi masyarakat Indonesia pada saat ini masih belum menggembirakan diantaranya adalah masalah stunting.
"Stunting tidak hanya menyebabkan hambatan pada pertumbuhan fisik," ucapnya.
Saat memimpin rapat tersebut, Fransiskus Diaan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran terkait yang telah melakukan konvergensi percepatan penurunan stunting.
"Dari itu kami mengajak seluruh pihak dan masyarakat Kapuas Hulu, agar sama-sama mendukung untuk menurunkan angka kasus stunting di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu," ungkapnya.
Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Bupati-Kapuas-Hulu-Fransiskus-Diaan-saat-sambutan-dalam-acara-rapat-koordinasi.jpg)