Lokal Populer
Bupati Jarot Harap Pilkades Sintang Berlangsung Sukses Serta Aman dan Damai
Menurut Jarot, Kabupaten Sintang sudah melaksanakan Pilkades serentak sudah 3 kali dan semua aman meskipun ada yang sampai digugat ke PTUN
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Tri Pandito Wibowo
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bupati Sintang, Jarot Winarno menekankan para camat serta panitia Pilkades agar memperhatikan penetapan Daftar Pemilih Tetap untuk Pilkades harus beres supaya tidak mengalami masalah di kemudian hari.
Menurut Jarot, Kabupaten Sintang sudah melaksanakan Pilkades serentak sudah 3 kali dan semua aman meskipun ada yang sampai digugat ke PTUN.
“Para camat agar memperhatikan penetapan Daftar Pemilih Tetap untuk Pilkades harus beres dan tidak mengalami masalah. Masalah lainnya perhatikan desa yang akan Pilkades 18 Oktober 2022 ini dan desa ini sebelumnya mengalami penundaan karena beberapa hal saat itu," kata Jarot saat memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Finalisasi Pilkades Serentak Tahun 2022 di Balai Praja Kantor Bupati Sintang pada Senin 10 Oktober 2022.
Selain itu, Jarot juga meminta agar mencermati desa yang ada calon kepala desanya gagal saat seleksi. Perhatikan juga kecamatan dan desa yang selalu ribut saat pelaksanaan Pilkades.
• Banjir Dampak Dari Luapan Sungai Kapuas Mulai Merendam Pemukiman Warga di Sintang
"Semua pilkades saya harap tidak ada yang ribut. Saya harap semua aman dan damai baik saat dan sesudah pilkades," tegasnya.
Jarot mengaku hafal dengan semua desa dan permasalahannya, termasuk potensi masalah saat pilkades juga.
"Panas boleh, tetapi semua harus taat aturan. Secara umum semua bagus. Kalau ada yang tidak puas, silakan gugat. Sehingga semua aman. Cermati juga post major seperti banjir ini. Biasanya ada mobilisasi pemilih oleh calon kades. Pilkades 2022 sukses dan aman," harap Jarot.
Perhatikan Cuaca Ekstrem
Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah meminta para camat yang di desanya mengikuti Pilkades Serentak agar selalu berkoordinasi baik persiapan, pelaksanaan dan evaluasi pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2022.
"Selain itu, yang perlu juga menjadi perhatian para camat adalah terjadinya curah hujan tinggi dan potensi banjir yang terjadi terlebih desa yang akan melaksanakan Pilkades. Kami berharap cuaca ini tidak menghambat proses mobilisasi masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya nanti," pesan Yosepha saat memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Finalisasi Pilkades Serentak Tahun 2022 di Balai Praja Kantor Bupati Sintang pada Senin 10 Oktober 2022.
Soal penerapan protokol kesehatan saat pelaksanaan Pilkades, Yosepha menyebut perlu didiskusikan apakah masih diperlukan atau tidak.
"Ada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia bahwa kita sudah ada di level 1 atau sangat aman. Pilkades ini memang kebanyakan berada di luar ruangan sehingga perlu dipertimbangkan agar penerapan protokol kesehatan agak longgar," jelasnya.
Panitia Pilkades baik tingkat kabupaten maupun kecamatan diminta Yosepha harus melibatkan Forkopimda dan Forkopimcam. Itu semua untuk antisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi sehingga Pilkades berjalan lancar dan aman.
Selain itu, pelaksanaan Pilkades ini akan dipantau langsung oleh Tim Kemendagri melalui aplikasi zoom. Yosepha berharap panitia bisa memilih salah satu desa yang sudah ada jaringan internet yang bagus sehingga pemantauan oleh Tim Kemendagri bisa berjalan dengan baik.
"Perlu diperhatikan juga soal jumlah DPT, masalah banjir dan penerapan prokes. Cuaca di Kabupaten Sintang saat ini sangat ekstrim yang ditandai dengan curah hujan yang tinggi," jelas Yosepha.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Jarot-Winarno-saat-memberikan-pengarahan-pada-Rapat-Koordinasi435refc.jpg)