Buntut Kasus KDRT Rizky Billar Vs Lesty Kejora, Penyebab hingga Isu Hadirnya Orang Ketiga Mencuat

Buntut KDRT yang melibatkan pasangan seleb artis Rizky Billar dan Lesti Kejora mulai isu kehadiran orang ketiga hingga update kasus terkini.

Editor: Rizky Zulham
Instagram/@rizkybillar
Pasangan selebritis Rizky Billar dan Lesty Kejora. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Buntut KDRT yang melibatkan pasangan seleb artis Rizky Billar dan Lesti Kejora mulai isu kehadiran orang ketiga hingga update kasus terkini.

Nasib Rizky Billar berbeda drastis usai dilaporkan istrinya, Lesti Kejora terkait dugaan melakukan kekerasan dalam rumah tangga KDRT.

Tidak hanya terancam kurungan penjara, karir Rizky Billar di televisi juga terancam hilang sesuai dengan imbauan Komisi Penyiaran Indonesia KPI.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, Lesti mengalami pergeseran tulang leher hingga lebam di beberapa bagian tubuh akibat KDRT yang dilakukan Billar.

Memanas! Respons Lesty Kejora Terbaru soal Pengakuan Rizky Billar Bantah Lakukan KDRT

“Dibanting di kamar mandi itu, lehernya sakit itu sehingga mengalami pergeseran,” kata Zulpan.

"Di muka mengakibatkan lebam.

Tetapi, tangan ya, tangan dan kaki itu akibat bantingan ya, ada luka-luka itu, memang tidak diperlihatkan ke media,” jelas Zulpan, Selasa 4 Oktober 2022 dikutip dari Kompas.com.

Lantas, apa saja nasib yang menanti Rizky Billar usai diduga melakukan KDRT kepada istrinya?

1. Dihukum 5 Tahun Penjara

Zulpan menerangkan, Rizky Billar terancam hukuman 5 tahun penjara karena diduga melanggar pasal 44 UU 23 Tahun 2004 tentang KDRT.

"Sementara ancaman hukuman yang diterapkan Pasal 44 Undang-undang No. 23 Tahun 2004 tentang KDRT. Ancaman hukuman 5 tahun penjara," tutur Zulpan dalam konferensi pers, Jumat 30 September 2022.

2. KPI minta pelaku KDRT diblacklist dari TV

Pihak KPI meminta kepada semua lembaga penyiaran untuk tidak menjadikan pelaku KDRT sebagai pengisi acara atau penampil dalam semua program siaran, baik di televisi dan radio.

Menurut KPI, kemunculan para figur publik yang terindikasi sebagai pelaku KDRT, di lembaga penyiaran, akan memiliki dampak negatif terhadap usaha penghapusan KDRT di Indonesia.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved