Tips Budidaya Jagung Manis di Lahan Gambut Untuk Hasil yang Maksimal dari awal Tanam hingga Panen!
Usaha tani Jagung Manis di lahan gambut juga memiliki prospek yang bagus. Namun, agar tanaman tumbuh dengan baik, perlu ada perlakuan khusus.
Tidak perlu pengolahan lahan, cukup ratakan tanah di area tersebut.
2. Membuat jarak tanam
Langkah berikutnya setelah menyiapkan lahan yaitu membuat jarak tanam.
Pada sistem budi daya monokultur, jarak tanam dibuat 75 x 20 cm dengan isi tanaman per lubang tanam hanya satu.
Sedangkan pada sistem budidaya tanam campur, jarak tanam sama seperti monokultur.
Hanya saja pada barisan pinggir diberi jarak 1,5 m dari tanaman lain yang tumbuh pada area tersebut.
3. Penambahan bahan amelioran
Salah satu perlakukan khusus yang menjadi bagian dari cara menanam jagung manis agar berbuah besar di lahan gambut yaitu menambahkan bahan amelioran.
Jenis bahan amelioran yang diberikan, antara lain; dolomit 10 g/lubang tanam (0,4 ton/ha) dan pupuk kandang atau kompos 50 g/lubang tanam (2 ton/ha).
Bahan amelioran tersebut kemudian ditambahkan dalam abu hasil pembakaran gulma terkendali. Abu yang ditambahkan disesuaikan dengan kebutuhan.
4. Mulai menanam
Sebelum benih di tanam, perlu ada perlakuan benih dengan Metalisin (Rendomil, Saromin, dll) 1 kg/20 kg benih.
Perlakuan ini diperlukan untuk mencegah penyakit bulai yang sering menyerang jagung.
Setelah itu, proses penanaman bisa segera dilakikan. Cara menanam jagung manis agar berbuah besar cukup dengan meletakan benih pada lubang tanam.
Jumlah benih dalam setiap lubang tanam antara 1-2 benih. Kemudian, tutup lubang tanam.