Breaking News

Penghapusan Tenaga Kontrak/Honorer Dibatalkan, Pemprov Kalbar Masih Tunggu Pemberitahuan Resmi

Ia mengatakan total 1.777 orang ini adalah kuota khusus Pemprov Kalbar, sedangkan untuk kuota di kabupaten kota belum masuk semuanya.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ridho
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalbar, Ani Sofian . DHO 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kabar gembira untuk seluruh tenaga honorer atau kontrak di Provinsi Kalbar bahwa Pemerintah membatalkan rencana penerapan kebijakan penghapusan honorer mulai November 2023.

Sebelumnya, penghapusan tenaga Honorer dan Kontrak, direncanakan tertanggal 28 November 2023.

Menanggapi hal tersebut. Kepala BKD Provinsi, Ani Sofyan mengatakan kabar tersebut awalnya disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Negara ( BKN ) Bima Haria Wibisana.

Namun dikatakannya secara resmi, Pemprov Kalbar belum menerima pemberitahuan secara tertulis atau secara resmi.

Baca juga: Total 1353 Tenaga Honorer Pemprov Batal Dipecat, Sekda Tegaskan Daerah Tak Boleh Tambah Tenaga Honor

“Itu pernyataan Pak PLT kepala BKN, secara surat belum kami terima,”ujarnya, Jumat 30 September 2022.

Ani Sofyan menyampaikan bahwa untuk saat ini Total tenaga Honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar saat ini mencapai 1.353 orang, terdiri dari security 308 orang, supir 68 orang, Cleaning Service 139 orang, kesehatan/ Administrasi 838 orang. Belum termasuk dengan data guru honorer yang sejauh ini masih dilakukan validasi.

Sehingga sebanyak 1.353 orang tenaga kontrak di Pemprov Kalbar masih bisa berlanjut, dengan telah dibatalkannya penghapusan tenaga honorer pada tahun 2023.

Disisi lain, untuk tenaga honorer yang sudah ada disiapkan untuk mengikuti PPPK. Pemprov Kalbar sendiri untuk tahun ini telah menyiapkan sekitar seribu lebih tenaga PPPK.

Dimana kuota untuk formasi PPPK guru yang telah disiapkan sebanyak 1.333 orang, tenaga teknis 293, dan tenaga kesehatan 151 orang.

Sebelumnya, Ani Sofyan menyampaikan belum lama ini Pemprov Kalbar telah diundang untuk menghadiri rapat koordinasi bidang kepegawaian yang dilakukan oleh kementerian PAN-RB.

Dimana dalam rapat koordinasi tersebut, Menpan RB telam memberikan formasi untuk PPPK guru, tenaga teknis dan tenaga kesehatan.

“Kalbar sudah dapat kuota PPPK tahun 2022 untuk formasi guru sebanyak 1.333 orang, tenaga kesehatan (Nakes) 151 formasi, sedangkan tenaga teknis 293 formasi,”ujar Ani Sofyan kepada Tribun Pontianak, Senin 26 September 2022.

Ia mengatakan total 1.777 orang ini adalah kuota khusus Pemprov Kalbar, sedangkan untuk kuota di kabupaten kota belum masuk semuanya.

“Ya 1.777 orang ini, hanya untuk pemprov saja, untuk kabupaten/kota datanya belum masuk semuanya,”ujarnya.

Dikatakannya untuk penerimaan PPPK Tahun 2022, saat ini masih dalam proses penyiapan administrasi pelaksanaan seleksi dari seleksi.

“Kalau untuk jadwal seleksi, tentunya kita akan menyesuaikan jadwal yang akan dibuat oleh BKN,”ucapnya.

Sedangkan untuk proses pendaftaran PPPK nantinya masih sama yakni mendaftar melalui aplikasi.

Ani Sofyan mengatakan sejauh ini pihaknya masih melakukan pendataan ulang terkait jumlah pasti dari tenaga honorer Se-Kalbar. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved