Mahasiswa Sambas Kawal Kebijakan Pemerintah Terhadap Kenaikan BBM

Perwakilan aliansi mahasiswa, Dimas mengatakan bahwa hari ini bukan lagi hanya permasalahan tolak dan terima penyesuaian harga BBM.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Aliansi Mahasiswa Sambas Bersatu menyampaikan aspirasi dan bertemu dengan perwakilan DPRD Kabupaten Sambas, Senin 26 September 2022. 

Meminta kepada pemerintah dan pertamina untuk memastikan distribusi penyaluran BBM Bersubsidi untuk jenis Pertalite dan atau solar terdistribusi merata dan tidak ada kelangkaan.

Meminta kepada pemerintah dan Pertamina untuk tegas memberlakukan kebijakan BBM Satu Harga sampai ke pelosok Indonesia, khususnya Kabupaten Sambas.

Meminta penyesuaian terhadap Upah Minimum Kabupaten dan Upah Minimum Regional sebagai akibat dari kenaikan harga BBM dan inflasi.

Meminta kepada pemerintah pusat untuk menyampaikan imbauan secara resmi tentang penetapan pengalokasian 2 persen APBD untuk upaya penanggulangan akibat kenaikan BBM bersubsidi.

Serta, kepada pemerintah daerah Kabupaten Sambas untuk mengalokasikan 2% APBD sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan RI no 134/PMK.07/2022. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved