Breaking News:

Lokal Populer

Operasi Pasar Dalam Upaya Cegah Laju Inflasi di Kalbar

Operasi Pasar yang digelar di pasar Beringin Kota Singkawang ini diserbu oleh masyarakat Kota Singkawang

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Barat menggelar operasi pasar di Kota Singkawang, Selasa 20 September 2022.

Operasi Pasar yang digelar di pasar Beringin Kota Singkawang ini diserbu oleh masyarakat Kota Singkawang.

Warga beramai-ramai datang dan berbelanja ke tenda Operasi Pasar tersebut lantaran harga yang dijual lebih murah dibanding harga normalnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Singkawang, Muslimin menerangkan, Operasi Pasar ini dilakukan dalam rangka membantu masyarakat atas dampak penyesuaian harga BBM bersubsidi.

SPBU Kota Baru Pontianak Nyaris Turut Terbakar Saat Musibah Kebakaran Landa Kantor Balitbang Kalbar

"Harapannya bahan pangan yang dijual lebih murah di Operasi Pasar ini dapat membantu masyarakat atas dampak penyesuaian harga BBM bersubsidi," kata Muslimin, Selasa 20 September 2022.

Untuk diketahui, Pasar Murah ini digelar selama dua hari, yakni pada Selasa 20 September 2022 di Pasar Beringin sampai Rabu 21 September 2022 di Pasar Kuala.

Seluruh masyarakat, kata Muslimin, dapat berbelanja di Operasi Pasar ini, namun setiap pembeli dibatasi hanya dapat dibeli dua buah per produknya.

Upaya Pemprov Kalbar

Gubernur Sutarmidji mengatakan laju inflasi yang rendah dan stabil diharapkan dapat menjaga daya beli dan mendorong konsumsi masyarakat sehingga dapat mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

Terkait antisipasi masalah inflasi sesuai arahan dan aturan dari pusat untuk kegiatan pengendalian inflasi, salah satunya misalkan menggunakan 2 persen Dana Alokasi Umum untuk kegiatan menyangkut masalah inflasi.

UPB Pontianak Tegaskan Siap Berpartisipasi Wujudkan Perencanaan Program Kerja Pemprov Berbasis Riset

“Kalau provinsi ada dua program utama yaitu pasar murah atau operasi pasar dan bantuan sosial.

Kunci mengendalikan inflasi sebetulnya harus rajin koordinasi, memahami dan mempunyai data valid.

Saya ambil contoh beras sebagai komponen utama inflasi karena sumbangsih di atas 70 persen.

Maka beras dijaga jangan sampai naik harganya,” kata Sutarmidji saat memberikan sambutan di acara Kick Off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan atau GNPIP Kalbar pada Senin, 19 September 2022.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved