Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Barat Y. Anthonius Rawing Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

"Untuk efektifnya nanti kami sedang melakukan uji coba, dua minggu pertama masih sesuai apa yang tertulis di surat edaran dan dua minggu berikutnya mu

TRIBUNPONTIANAK/FERLIANUS TEDI YAHYA
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Y. Anthonius Rawing saat ditemui di kantor Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan, Selasa 20 September 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat Y. Anthonius Rawing mengajak masyarakat tertib dalam berlalulintas, yang disampaikannya saat ditemui Selasa 20 September 2022.

"Mari semua warga, kita sama-sama untuk memahami tertibnya berlalulintas, pentingnya juga menjaga keselamatan diri dan orang sekitar, jangan membuat kemacetan dari perilaku kita yang sebetulnya tidak perlu karena ego sendiri," ujarnya.

Rawing juga mengatakan dengan tertibnya berlalulintas merupakan bentuk wujud dari martabat masyarakat Indonesia dalam mentaati aturan Negara.

"Tertib berlalulintas itu salah satu bentuk wujud dari martabat kita selaku masyarakat Indonesia yang menjadi Negara Hukum, perilaku kita hendaknya mencerminkan ketertiban, dan itu yang kita harapkan," ujarnya.

Di sisi lain, dengan adanya surat edaran yang dikeluarkan oleh Gubernur Kalimantan Barat tentang pembatasan jam operasional kendaraan roda 6 atau lebih masih dalam tahap uji coba dan penyesuaian.

Kadishub Kalbar Sebut Surat Edaran Pembatasan Jam Operasional Masih Dalam Tahap Penyesuaian

"Untuk efektifnya nanti kami sedang melakukan uji coba, dua minggu pertama masih sesuai apa yang tertulis di surat edaran dan dua minggu berikutnya mungkin nanti dengan formulasi khusus semakin mendekati yang betul-betul diperlukan, bertujuan untuk perimbangan yang adil," ungkapnya.

Setelah dilakukan uji coba nantinya akan diadakan evaluasi bersama pihak terkait untuk mewujudkan aturan yang berlaku apakah masih akan menggunakan aturan yang tertulis atau adanya perubahan jam.

"Setelah uji coba ini nanti akan ada evaluasi yang diberikan oleh kewenangan Dirlantas Polda, untuk apakah surat edaran ini tetap bisa berjalan seperti yang tertulis atau adanya modifikasi waktu," katanya.

Selain itu ia juga mengatakan pengaturan ini masih akan tetap diterapkan dalam mewujudkan keseimbangan dan keamanan dalam berlalulintas.

"Pengaturan ini niscahya tetap harus kita berlakukan, cuma memang mesti secara gradual lewat uji coba, pendekatan, akhirnya yang kita ingin cari kan buahnya adalah kesadaran tertib berlalulintas, kesadaran untuk keselamatan sendiri dan keselamatan pengguna jalan lain," ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved