Balitbang Kalbar dan UPB Lakukan Penelitian Pentahelix, Dukung Terwujudnya Desa Mandiri
Sebelumnya penelitian sendiri telah dilakukan di 3 Desa di Kabupaten Sanggau, yaitu Desa Balai Belungai, Desa Subah, dan Desa Tae.
Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Try Juliansyah
Baik Pemerintah Daerah terkait maupun pihak-pihak swasta yang berada disekitar desa-desa di seluruh Kalbar ini, sebab perhatian dan partisipasi pihak swasta melalui CSR yang mereka miliki sangat diperlukan untuk kemajuan Desa. Mengingat keberadaan perusahaan-perusahaan di setiap daerah memiliki tanggung jawab sosial maupun lingkungan untuk daerah dan masyarakat sekitar.
"Maka saran kami dari hasil penelitian ini, kami rekomendasikan untuk pihak dari pada Bapeda dalam perencanaannya sebelum habis tahun, kalau bisa mereka melakukan pertemuan dengan pihak-pihak perusahaan untuk agar supaya menyinkronkan program-program CSR yang mereka rencanakan dengan program yang akan dijalankan oleh pemerintah, artinya bahwa ada sinergi lah," ucapnya.
Dalam penelitian yang dilakukan ini, Dr M Zalviwan mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan kajian mendalam untuk memilih Desa yang menjadi sasaran objek penelitian. Sehingga penelitian ini diharapkan mampu menjadi representatif dari seluruh Desa yang ada di Kalbar.
"Memang didalam pemilihan Desa sebagai objek daripada penelitian ini, model dari pada penelitian ini, itu mengakomodir 3 hal, yaitu adalah 1 Desa yang berbasis wisata, kemudian Desa yang sangat bersih, dan Desa yang berkembang dan maju bahkan mandiri dengan basis CSR," ucapnya.
Ia menyimpulkan, bahwa dalam memajukan sebuah daerah atau Desa-desa tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah terkait saja. Sehingga diperlukan partisipasi semua unsur dalam mengambil perannya masing-masing dalam berkerjasama.
"Pada kesimpulannya adalah kita jang berjalan sendiri-sendiri, peran-peran apa yang bisa di ambil oleh masing-masing unsur dari pentahelix itulah yang sebenarnya menjadi sasaran kita," ucapnya. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News