Bantu Turunkan Angka Stunting di Pontianak, Program SANIMAS SPALD-S Sasar Warga Miskin

Satu di antara penerima bantuan bedah WC tersebut ialah Sulaiman dan Abdul Hadi yang merupakan warga Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Sosialisasi program SANIMAS SPALD-S, di aula Kantor Lurah Siantan Hulu Jalan 28 Oktober, Senin 19 September 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bantu menurunkan angka stunting di Kota Pontianak Kalimantan Barat, program
Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS) Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) menyasar bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Pasalnya angka Stunting di Kota Pontianak saat ini masih tinggi

Satu di antara penerima bantuan bedah WC tersebut ialah Sulaiman dan Abdul Hadi yang merupakan warga Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara Kota Pontianak.

Warga mengakui, bahwa kehadiran program yang dikucurkan itu dapat membantu warga yang kurang mampu.

Masyarakat dan Legislator Pontianak Harap Pemkot Pengasaan dan Pemiliharaan Pohon yang Rindang

"Dengan adanya bantuan bedah WC ini, kita merasa sangat terbantu. Terkhusus bagi warga yang awalnya menggunakan WC sederhana, bahkan penerima bantuan ini ada yang tidak punya WC. Maka dengan adanya program ini bisa memperbaiki sanitasi kita," ungkapnya saat hadir sosialisasi program SANIMAS SPALD-S, di aula Kantor Lurah Siantan Hulu Jalan 28 Oktober, Senin 19 September 2022.

"Diharapkan bantuan tersebut bisa berkelanjutan," imbuhnya.

Anggota DPRD Kota Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar menyerap aspirasi masyarakat berterima kasih kepada kepada Anggota DPR RI Boyman Harun yang telah memperjuangkan program bedah WC tersebut di pusat.

"Ini merupakan salah satu upaya untuk menurunkan angka stunting. Maka melalui sanitasi diharapkan kehidupan masyarakat bisa lebih sehat," ujarnya.

"Maka kita terus gencar dilakukan sosialisasi  terkait pentingnya sanitasi untuk kesehatan terkhusus untuk menurunkan angka stunting," imbuhnya.

Ia menyebutkan, pada tahun 2022 ini sebanyak 198 rumah warga yang mendapat bantuan bedah WC tersebut yang tersebar di enam Kelurahan.

Untuk di Kecamatan Pontianak Utara terdapat 32 warga yang mendapat bantuan bedah WC tersebut.

"Warga yang mendapat bantuan bedah WC ini adalah warga kurang mampu, WC nya sederhana, bahkan ada yang tidak punya WC
Sehingga kedepannya diperlukan kolaborasi dengan semua pihak untuk menurunkan angka stunting ini. Melalui program -program yang dikucurkan untuk masyarakat," ungkapnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved