Kapolsek Muara Pawan Salurkan Bansos ke Pedagang dan Sopir Truk yang Terdampak Kenaikan Harga BBM
Menurutnya, bantuan paket sembako ini merupakan bantuan dari Kapolres Ketapang ditambah dari Polsek Muara Pawan yang disiapkan untuk sekitar 50 warga
Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Puluhan warga dari pedagang dan sopir truk angkutan barang di Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat yang terdampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) mendapatkan Bantuan Sosial (Bansos) berupa sembako dari Polsek Muara Pawan, Polres Ketapang.
Bantuan paket sembako tersebut diserahkan langsung Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Muara Pawan Ipda Arifianto Hamzah, S.H., M.H.
“Kami menyasar warga masyarakat kurang mampu, para pedagang di Pasar Desa Sungai Awan serta para sopir truk angkutan barang yang melintas di jalan raya untuk diberikan bantuan sembako berupa paket beras 5 kg, paket gula pasir, dan minyak goreng," kata Ipda Arifianto, Kamis 15 September 2022.
Menurutnya, bantuan paket sembako ini merupakan bantuan dari Kapolres Ketapang ditambah dari Polsek Muara Pawan yang disiapkan untuk sekitar 50 warga masyarakat dan pedagang yang terdampak langsung dari kenaikan harga BBM.
• Asisten I Setda Ketapang Hadiri Kegiatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional
Ia juga berharap, Bansos ini dapat memberikan manfaat untuk sedikit meringankan beban warga yang membutuhkan.
“Penyaluran Bansos ini merupakan wujud kepedulian kami anggota Polri kepada saudara warga masyarakat kurang mampu, yang terdampak langsung dengan penyesuaian harga BBM. Harapan kita bersama semuanya dapat tetap bekerja dan produktif,” ujarnya.
Salah satu pedagang ikan di Sungai Awan yang mendapatkan bantuan, Yusran mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan anggota Polsek Muara Pawan sangat membantu dirinya serta rekan-rekan pedagang di pasar Desa yang merasakan dampak dari kenaikan harga BBM
“Alhamdulillah Bansos dari bapak Kapolsek ini dapat juga meringankan kebutuhan dapur kami. Karena sejak adanaya kenaikan harga BBM, barang barang belanjaan sehari hari juga ikut naik yang bagi kami warga kecil terasa dampaknya," kata Yusran. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News