Wakil Wali Kota Bahasan Sebut Angka Inflasi di Pontianak Relatif Stabil

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dalam sebulan sudah beberapa kali menghadiri zoom meeting membahas

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menghadiri video conference membahas pencegahan inflasi menyusul penyesuaian harga BBM. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dalam sebulan sudah beberapa kali menghadiri zoom meeting membahas pencegahan inflasi menyusul penyesuaian harga BBM bersama kementerian terkait. 

Pada rapat virtual tersebut, seluruh kepala daerah di Indonesia hadir untuk mendengarkan instruksi pemerintah pusat.

“Kami Pemkot Pontianak pada prinsipnya siap mendengar instruksi dari pusat untuk menangani atau mengantisipasi terjadinya inflasi,” terangnya usai mendengar arahan Presiden Joko Widodo melalui video conference, di Ruang Pontive Center, Senin, 12 September 2022.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan Minta Program JKN-KIS Lebih Dimaksimalkan

Mulai hari ini, kata dia, angka inflasi di Kota Pontianak termasuk yang paling rendah dari seluruh wilayah secara nasional yaitu 4,4 persen. 

Bahasan menilai hal ini menunjukkan angka inflasi di Kota Pontianak masih relatif stabil. 

Dirinya berharap angka ini tetap stabil sampai melewati kondisi global yang tengah dilanda krisis.

“Mudah-mudahan tidak terjadi di Kota Pontianak secara signifikan,” imbuhnya.

Dia menyebut, beberapa upaya telah dilakukan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak guna mengendalikan inflasi, seperti peninjauan stok pangan di gudang dan agen serta pengawasan secara ketat harga bahan pokok di pasar.

"Harga pangan relatif stabil pada seluruh kebutuhan pokok. Komoditas utama juga tersedia," ungkap Bahasan.

Oleh sebab itu, lanjutnya, melalui rapat koordinasi yang melibatkan seluruh pihak terkait dapat memberikan informasi terkini berkaitan ketersediaan bahan pokok. 

Tak hanya itu, dia juga meminta keperluan lainnya seperti BBM hingga ketersediaan pangan terjaga.

“Kunci untuk mengendalikan inflasi itu adalah menjaga ketersediaan bahan pokok,” tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved