Profil
Profil dan Biodata Denny Siregar, Produser Film Sayap Sayap Patah yang Disindir Hacker Bjorka
Tak hanya Denny Siregar, hacker Bjorka turut menyindir nama Puan Maharani dan Erick Thohir.
Selain itu, Denny juga aktif mengikuti acara debat membahas tentang masalah agama.
Salah satu karya tulisan Denny Siregar yang terkenal adalah Surat Cinta untuk ISIS.
Tulisan tersebut dibuat pasca insiden pengeboman di Jakarta.
Nama Denny Siregar kemudian semakin terkenal hingga menjadi sosok kontroversial di media sosial.
Denny Siregar banyak mengkritik tokoh-tokoh politik seperti mantan Gubernur DKI Jakarta, Ahok dan Anies Baswedan.
Ia bahkan pernah dilaporkan oleh Aliansi Santri Indonesia ke Bareskrim Mabes Polri, pada 2018.
Dalam laporannya, Denny dituding menistakan Agama lantaran cuitannya di Twitter yang menyinggung soal pengeroyokan suporter Persija yang berisi kalimat tauhid.
Selain itu, Denny juga pernah berseteru dengan Front Pembela Islam yang membuat Denny dilaporkan pada 24 Mei 2017.
Denny dilaporkan karena mengklaim mengetahui 15 episode chat mesum yang diduga dilakukan Rizieq dan Firza Husein.
Chat tersebut terkait kasus dugaan pornografi yang menjerat pemimpin FPI, Rizieq Syihab.
Pada 16 September 2015, Denny pernah mengaku bahwa dirinya pengikut Syiah.
Jelang Pilpres 2019, Denny berseteru dengan Prabowo.
Denny menyebut bahwa ia tak ingin memiliki pemimpin yang emosian.
Karena pernyataannya itu, Denny ditegur akun Twitter @Gerindra lantaran tak henti menyindir Prabowo.
Pada 22 Oktober 2019, Denny mengungkap mengapa Susi Pudjiastuti tidak masuk dalam kabinet Jokowi Periode kedua.
• Profil Siapakah Bjorka, Hacker Misterius yang Ancam Akan Bocorkan Dokumen Rahasia Presiden Jokowi
Pada 18 Februari 2020, Denny turut beropini terkait meninggalnya suami Bunga Citra Lestari, Ashraf Sinclair karena serangan jantung dari faktor keturunan.
Pada 21 Februari 2020, Denny mengkritik menteri-menteri Jokowi yang dianggap tidak layak.
Besoknya pada 22 Februari, Denny menulis tulisan terkait aksi 212.
Dalam tulisannya itu, Denny menyebut kekuatan 212 sudah melempem.
Denny bahkan memuji Tito Karnavian karena berhasil memenjarakan Ahok.
Denny juga pernah dianggap menghina santri Tahfidz Alquran Daarul Ilmi melalui postingan di Twitternya lantaran menyebut anak bersorban dengan sebutan calon teroris.
Tak berlangsung lama dari kontroversi itu, Denny diserang oleh ormas, OKP, LSM dan santri pondok pesantren yang tergabung dalam Forum Mujahid Tasikmalaya yang melakukan aksi damai pada 2 Juli 2020.
(*)
Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News