BBM Subsidi Naik

Viral SPBU di Makassar Tak Izinkan Pengisian Pertalite Lebih Dari Sekali, Ini Klarifikasi Pertamina

Kejadian itu terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jl Perintis Kemerdekaan persisnya di depan pintu 1 Universitas Hasanuddin (Unhas)

Kompas.com
Viral petugas SPBU di Makassar yang tak memperbolehkan pengemudi ojol mengisi Pertalite lebih dari sekali. Begini kata Pertamina 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Viral di media sosial Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Makassar yang tak memperbolehkan pembelinya beli Pertalite lebih dari sekali.

Kejadian itu terjadi di SPBU di Jl Perintis Kemerdekaan persisnya di depan pintu 1 Universitas Hasanuddin (Unhas).

Sontak video komplain pengemudi mobil ojek online (ojol) itu viral di media sosial hingga menuai beragam komentar dari netizen.

Pengemudi tersebut awalnya mengisi Pertalite Rp 50.000, namun ia tak bisa mengisi BBM untuk kedua kalinya.

"Saya tadi pagi mengisi BBM Rp 50.000, karena hanya segitu kemampuanku. Masa saya sudah ada penumpang dan mau mengisi untuk kedua kalinya tidak bisa lagi. Tidak bisa begitu dong," komplain ojol yang tak diketahui identitasnya itu.

Kenaikan Harga BBM Bagi Sopir Truk: Minimal Stok Buat Kami di Jalan Tetap Ada

Namun, komplain tersebut dibalas dengan tindakan ngotot dari petugas SPBU.

Petugas SPBU itu tak memperbolehkan ojol tersebut mengisi BBM untuk kedua kalinya meski telah mengisi pertama Rp 50.000.

"Tetap tidak bisa Pak. Itu sudah aturannya pengisian hanya sekali dalam sehari biar itu Rp 50 ribu. Kalau mau komplain ke Pertamina Jl Garuda saja, bukan ke kami," ujar petugas SPBU pintu 1 Unhas itu.

Klarifikasi Pertamina

Menjawab komplain dari ojol tersebut, Pertamina akhirnya buka suara dengan menyebut video tersebut terdapat kesalahpahaman.

Senior Supervisor Communication & Relation PT Pertamina Regional Sulawesi, Taufik Kurniawan mengaku adanya kesalahpahaman di video viral itu.

Ia pun mengungkapkan jika petugas SPBU di depan pintu 1 Unhas telah diberi teguran.

"Pure kesalahan operator Mas, sudah kami tegur. Salah pemahaman dia," kata Taufik dikutip dari Kompas.com pada Rabu 7 September 2022.

Taufik mengaku memang ada aturannya yang tertuang di SKK Migas nomor 4 tahun 2020 terkait aturan pengisian BBM sehari sekali.

Baca juga: Dampak Kenaikan BBM Diperkirakan Akan Ada Penyesuaian Harga Bahan Pokok

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved