Lokal Populer

Dampak Kenaikan BBM Diperkirakan Akan Ada Penyesuaian Harga Bahan Pokok

tidak menutup kemungkinan bahwa harga dari bahan pokok tersebut akan mengalami penyesuaian harga kedepannya.

TRIBUNPONTIANAK/SAHIRUL HAKIM
Ilustrasi Sembako - Dampak kenaikan harga BBM diperkirakan akan mempengaruhi harga bahan pokok di Pontianak dalam waktu dekat 

"Di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas misalnya disana harga BBM jenis Pertalite mencapai Rp 12 sampai dengan Rp 13 ribu/liter. Di daerah perbatasan lainnya, seperti di Kecamatan Paloh juga tidak jauh berbeda, bahkan ada yang menyentuh angka Rp 14 ribu untuk setiap liternya. Lalu kemudian daerah-daerah seperti Kabupaten Melawi, harga di eceran pun berkisar di angka Rp 12-13 ribu/liter," ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa hal ini dikarenakan daerah-daerah tersebut jauh dari SPBU, hingga daerah-daerah ini menjadi sangat terdampak mengingat biaya operasional yang tinggi.

"Pasalnya, daerah-daerah seperti Desa Temajuk, yang ada di Kecamatan Paloh dan jauh dari SPBU tentu akan menjadi daerah yang paling terdampak," ucapnya.

Menurutnya sebenarnya pemerintah pusat memiliki program BBM satu harga untuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Sehingga semestinya program ini dapat dijalankan dengan baik guna mendorong keadilan sosial untuk seluruh masyarakat khususnya di daerah-daerah 3T.

"Pemerintah memiliki kebijakan BBM Satu Harga. Program ini merupakan program Pemerintah agar masyarakat di daerah 3T di luar Jawa dapat menikmati harga BBM yang sama dengan di pulau Jawa. Sehingga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat terwujud serta dapat terwujud serta memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah, khususnya 3T," ucapnya.

Namun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa kebijakan ini nantinya akan tersentralisasi di pusat-pusat supplier BBM, seperti SPBU. Karena sampai saat ini belum ditemukan implementasi dari kebijakan ini di level terendah, termasuk didaerah yang jauh dari SPBU.

"Karenanya, momentum penyesuaian harga BBM bersubsidi yang baru ditetapkan oleh pemerintah dalam beberapa hari terakhir, dirasa tepat untuk bisa mewujudkan mimpi BBM satu harga di seluruh wilayah Indonesia," ucapnya.

Karena tidak dapat dipungkiri, bahwa kenaikan harga BBM bersubsidi ini sudah pasti akan berdampak luas pada perekonomian masyarakat. Terutama untuk daerah yang jauh dari akses SPBU.

"Harapannya, agar pemerintah juga bisa menekan angka inflasi sebagai dampak dari kenaikan harga BBM. Dengan demikian, geliat perekonomian masyarakat yang baru tumbuh pasca pandemi Covid-19 bisa tetap terjaga, dan daya beli masyarakat tidak menurun," tutupnya.

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved