Cara Mengurus Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan Jika Pemiliknya Telah Meninggal

Pertama adalah pewarisan karena undang-undang atau ab intesto, dan yang kedua adalah pewarisan menurut wasiat atau ab testamento.

Indonesia.go.id
Ilustrasi Sertifikat tanah.-Berikut adalah artikel terkait dengan cara balik nama sertifikat tanah warisan jika pemberi ( Pemiliknya ) telah meninggal dunia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bagi anda yang baru mendapatkan sebidang tanah atau lahan sebagai warisan tentunya akan mengurus dokumen sertifikat yang biasanya nama tertera pada sertifikat tersebut masih atas nama orang tua anda sebagai pemilik asal.

Kepemilikan tanah karena proses warisan biasanya terjadi ketika orang tua sebagai pemilik sahnya meninggal dunia atau sengaja diwariskan ketika mereka masih hidup.

Pertama adalah pewarisan karena undang-undang atau ab intesto, dan yang kedua adalah pewarisan menurut wasiat atau ab testamento. dikutip dari Kompas.com

Pewarisan hak atas tanah harus segera didaftarkan, maksimal 6 bulan setelah meninggalnya pewaris.

Tanah Adat atau Girik Bisa Buat Sertifikat ? Berikut Syarat Urus Sertifikat Tanah Melalui PTSL

Merujuk pada Ketentuan PP No. 24/1997, tenggang pendaftaran ini bisa diperpanjang oleh pejabat yang bersangkutan berdasarkan pertimbangan khusus.

Untuk mengurus balik nama sertifikat tanah hasil waris, Anda harus menyiapkan dulu surat keterangan waris yang sah.

Surat tanda bukti sebagai ahli waris ini bisa berupa Akta Keterangan Hak Waris, Surat Penetapan Ahli Waris atau Surat Keterangan Ahli Waris.

Khusus untuk WNI, surat kematian dan surat keterangan waris ini bisa dilakukan di kelurahan dan dikuatkan oleh camat di kecamatan.

Sedangkan khusus untuk WNI keturunan, Anda bisa mengurus surat-surat ini langsung di kantor notaris.

Surat keterangan ahli waris ini hanya bisa digunakan jika penerima warisan hanya satu orang.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved