Pola Hidup Sehat

Waspada Ciri-ciri Diabetes Pada Pria, Mudah Lemas dan Disfungsi Ereksi

Penderita diabetes pria juga lebih rentan mengalami kelemahan atau berkurangnya kekuatan otot. Kondisi ini dipengaruhi penurunan massa otot

NET/GOOGLE
Penyakit diabetes juga bisa merusak sistem saraf otonom yang mengontrol pelebaran atau penyempitan pembuluh darah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Diabetes bisa dialami siapa saja baik usia muda dan tua.

Ciri-ciri diabetes pada pria sedikit berbeda dari wanita. Hal itu dipengaruhi efek diabetes yang memengaruhi kadar hormon testosteron pria.

Perlu diketahui, diabetes adalah penyakit gula darah tinggi kronis karena tubuh kekurangan hormon insulin atau tidak dapat menggunakan insulin secara efektif.

Penyakit ini lebih rentan dialami pria ketimbang wanita. Untuk meningkatkan kewaspadaan pada penyakit ini, kenali beberapa gejala diabetes pada pria yang khas.

10 Asupan Bergizi yang Aman Dikonsumsi untuk Penderita Diabetes

Ciri-ciri diabetes pada pria

Ada beberapa tanda diabetes pada pria yang khas dan tidak dirasakan penderita wanita, antara lain:

Disfungsi ereksi

Dilansir dari Healthline, gejala diabetes pada pria dapat memengaruhi kesehatan seksual seperti disfungsi ereksi. Penyakit ini bisa menyebabkan pria susah mencapai dan mempertahankan ereksi.

Studi meta-analisis dari 145 penelitian menunjukkan, lebih dari 50 persen penderita diabetes pria mengeluhkan disfungsi ereksi.

Susah mengontrol kencing

Penyakit diabetes juga bisa merusak sistem saraf otonom yang mengontrol pelebaran atau penyempitan pembuluh darah.

Apabila kerusakan terjadi di organ reproduksi, penderita tak hanya mengalami disfungsi ereksi tapi juga bisa susah mengontrol kencing, jadi sesekali mengompol.

4 Makanan Pengganti Nasi Khusus Penderita Diabetes, Rendah Kadar Gula

Air mani sedikit

Penderita diabetes pria juga bisa mengalami gejala air mani yang keluar lebih sedikit dari biasanya saat ejakulasi. Kondisi ini disebabkan sebagian air mani yang seharusnya keluar lewat penis justru memasuki kandung kemih.

Infeksi jamur berulang

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved