Pola Hidup Sehat
Komplikasi yang Bisa Terjadi Pada Hernia, Perawatan Hingga Obat yang Harus Diberikan
Hernia adalah kondisi ketika organ di dalam tubuh menekan dan mencuat melalui jaringan otot atau jaringan ikat di sekitarnya yang lemah.
Hernia inguinalis merupakan jenis hernia yang paling sering terjadi dan pria lebih berisiko mengalaminya.
Hernia femoralis
Terjadi ketika jaringan lemak atau sebagian usus menonjol ke atas paha bagian dalam dan wanita lebih berisiko mengalaminya.
Hernia umbilikalis
Terjadi ketika jaringan lemak atau bagian usus mendorong dan mencuat ke dinding perut, tepatnya pada pusar.
Hernia hiatus
Terjadi ketika sebagian lambung mendorong dan mencuat ke dalam rongga dada melalui diafragma (sekat yang memisahkan rongga dada dan rongga perut).
Hernia insisional
Terjadi ketika usus atau jaringan menonjol atau mencuat melalui bekas luka operasi pada bagian perut atau panggul.
• Obati Ambeien dengan Rumput Laut, dr Zaidul Akbar Sarankan untuk Pria dan Wanita
Faktor risiko
Dikutip dari Healthline, terdapat beberapa kondisi yang meningkatkan risiko seseorang terkena hernia, yaitu:
- Bayi yang lahir prematur atau memiliki berat badan lahir rendah
- Cystic fibrosis, memicu batuk kronis
- Dalam kondisi hamil yang menyebabkan tekanan dalam dinding perut meningkat
- Sembelit kronis
- Obesitas atau peningkatan berat badan secara tiba-tiba
- Memiliki kebiasaan merokok, menyebabkan jaringan ikat melemah
- Memiliki riwayat hernia, baik dialami sendiri atau memiliki keluarga yang pernah mengalami hernia.
Diagnosis
Merangkum Healthline dan Family Doctor, hernia dapat didiagnosis melalui pemeriksaan fisik.
Dokter akan meraba bagian perut atau selangkangan untuk merasakan benjolan atau tonjolan yang dapat terlihat saat penderita berdiri, batuk, atau mengejan.
Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan diagnosis, seperti:
- USG, menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambaran bagian dalam organ perut dan panggul
- CT scan, untuk memeriksa organ-organ bagian dalam perut
- MRI, untuk mengetahui kondisi bagian dalam perut dan mendeteksi kerusakan pada otot perut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/apa-itu-penyakit-hernia-dan-apa-penyebabnya.jpg)