Sempat Banjir, Kadiskes Kalbar Sebut Layanan RSUD Abdul Azis Singkawang Sudah Kembali Normal
“Lalu menempatkan peralatan kesehatan yang aman dari ketinggian banjir di beberapa ruang instalasi yang rawan. RsAziz Singkawang juga harus realokasi
Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Hary Agung Tjahyadi menyampaikan bahwa pelayanan di RS Abdul Azis Singkawang sudah berjalan normal, setelah beberapa ruangan sempat terdampak banjir.
“Hari ini sudah pulih. Ruangan yang terdampak banjir juga sudah dibersihkan dan pasien sudah kembali ke ruangan semula, serta layanan sudah kembali normal,”ujar Hary Agung Tjahyadi usai meninjau langsung kondisi rumah sakit Dr Abdul Azis Singkawang yang terdampak banjir, Senin 29 Agustus 2022.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Hary Agung Tjahyadi menyampaikan terhadap kejadian ini, hal yang perlu menjadi perhatian yakni potensi resiko banjir kedepan yang harus bisa diantisipasi dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Antisipasi jangka pendek, diantara dengan melakukanupaya normalisasi aliran sungai yg melewati samping RS, supaya bisa meminimalisir tumpahan air ke rumah sakit.
• Kadinkes Kalbar Tinjau Langsung Dampak Banjir di RS, Kodim Singkawang Reaksi Cepat
“Lalu menempatkan peralatan kesehatan yang aman dari ketinggian banjir di beberapa ruang instalasi yang rawan. RsAziz Singkawang juga harus realokasi fungsi ruangan instalasi vital yang rawan ke ruangan yang aman banjir,”ujarnya.
Sedangkan upaya jangka panjang yakni membuat rencana pengembangan RSUD Abdul Azis Singkawang kedepannya dengan melakukan kajian yang tepat.
“Jika dikembangan di lahan saat ini, harus bisa ditangani daerah tersebut bebas banjir dan dengan pengembangan gedung secara fisik vertikal dengan memperhatikan kondisi tanah, karena luasan lahan tersebut sangat terbatas hanya sekitar 3ha,”ungkapnya.
Ia mengatakan harusnya bisa dipikirkan alternatif jangka panjang untuk relokasi dilahan yang lebih luas dan bebas banjir dengan standart 7 sampai l0 hektare. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News