Lokal Populer

Pemprov Kalbar Kejar Target Katalog Lainnya di Bulan Oktober 2022

Yang berpartisipasi di awal pada saat itu baru 20 pelaku usaha dengan jumlah 60 produk.

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Tri Pandito Wibowo
linktr.ee/ekataloglokal
Tangkapan layar laman https://linktr.ee/ekataloglokal 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - E- Katalog Lokal Provinsi Kalimantan Barat berhasil masuk 10 besar, sebagai penyelenggara katalog lokal dengan jumlah produk tayang terbanyak.

Plt kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Prov. Kalimantan Barat, Dedy Shopiardi mengatakan, sejak di launchingnya e-katalog lokal Kalbar pada bulan Juni 2022 lalu.

Yang berpartisipasi di awal pada saat itu baru 20 pelaku usaha dengan jumlah 60 produk.

Kendati demikian, tidak membutuhkan waktu yang lama.

katalog lokal Provinsi Kalimantan Barat dengan jumlah partisipasi 50 pelaku usaha.

“Kemarin pada acara asosiasi pemerintah kabupaten/kota se Indonesia. Dirilis oleh LKPP bahwa Kalbar itu peringkat kedelapan nasional untuk produk yang tayang,” katanya, Jumat, 26 Agustus 2022.

Ia juga menyebutkan hingga saat ini, sudah ada 10 paket dengan nilai transaksi mencapai 6,8 miliar di e-katalog lokal Prov. Kalbar.

“Sedangkan untuk transaksinya sendiri ada 10 paket transaksi dengan nilai 6,8 miliar,” pungkasnya.

Kejar Target Lainnya

Berhasil capai target sebagai penyelenggara katalog lokal jumlah produk tayang. E-katalog lokal Provinsi Kalbar akan kejar target lainnya di bulan Oktober 2022 mendatang.

Koordinator Katalog Lokal Provinsi Kalimantan Barat, Reza Afrizal, telah mengatakan melihat review yang dilakukan di bulan Agustus kemarin, ada beberapa indikator yang muncul sebagai penilaian.

Pertama indeks produk yang tayang, kedua nilai transaksi, ketiga indeks partisipasi pelaku usaha, dan keempat porsi transaksi katalog lokal terhadap belanja pengadaan.

“Di situ, Kalbar masuk 10 besar pada posisi indeks produk paling banyak tayang. Kita akan berusaha mencapai target yang lain,” ujarnya Jumat 26 Agustus.

 “Pada bulan Oktober, kita harapkan tidak hanya satu indikator yang kita penuhi, empat indikator penilaian itu bisa kita penuhi. Itulah target sampai dengan bulan Oktober nanti,” sambungnya.

Menurut penuturannya, tujuan dari katalog itu sendiri untuk mempermudah dan mempercepat proses dari pengadaan barang/jasa yang selama ini dilakukan melalui tender.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved