Polisi Tembak Polisi
Ferdy Sambo Nangis di Hadapan Kak Seto, Titip Pesan Haru untuk Keempat Anaknya
Tujuan Kak Seto antara lain adalah untuk meminta izin agar dapat memberikan perlindungan kepada keempat anak Irjen Ferdy Sambo.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi alias Kak Seto baru-baru ini menyambangi Mako Brimob Depok, Jawa Barat.
Kak Seto diketahui pergi untuk bertemu dengan tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo yang kini ditempatkan di Mako Brimob selama 30 hari.
Tujuan Kak Seto antara lain adalah untuk meminta izin agar dapat memberikan perlindungan kepada keempat anak Irjen Ferdy Sambo.
Kak Seto juga meminta agar keempat anak Ferdy Sambo dipisahkan dari kasus Brigadir J yang menjerat orang tuanya.
Kendati demikian, Ferdy Sambo terharu atas tindakan yang dilakukan Kak Seto untuk anak-anaknya.
• NASIB Ferdy Sambo Sebagai Polisi Ditentukan Hari Ini, Sidang Kode Etik Digelar
"Beliau malah sempat meneteskan air mata, sempat terharu, terima kasih, senang sekali bahwa anak-anaknya diberikan perhatian, gitu," kata Kak Seto, kepada wartawan, Selasa 23 Agustus 2022 malam dikutip dari Tribunnews.
Meskipun mendapat izin dari Polri, Kak Seto mengaku masih harus mencari waktu yang tepat untuk bertemu dengan anak-anak Ferdy Sambo.
Kak Seto mengungkapkan pihaknya ingin bertemu dengan anak Ferdy Sambo yang masih berusia di bawah 18 tahun.
"Kami sedang mengatur waktu karena dua putranya, remaja ini kan masih tidak berada di Jakarta. Jadi kami tentu ingin sekaligus bertemu dengan ketiga putra-putrinya. Yang empat, yang satu kan sudah bukan anak lagi, sudah umur 21 tahun, sementara usia anak Indonesia kan 18 tahun ke bawah, begitu," ungkapnya.
"Nah yang dua, yang kelas 3 SMA dan kelas 1 SMA kan tidak berada di Jakarta, dan kami juga menunggu dia sampai kembali ke Jakarta, begitu," sambungnya.
Saat bertemu dengan anak-anak Ferdy Sambo, Kak Seto menyampaikan pesan sang ayah kepada anaknya yang bercita-cita menjadi polisi.
Lewat Kak Seto, Ferdy Sambo meminta anak-anaknya untuk mengambil hal positif darinya sebagai orang tua.
"Tetap melanjutkan cita-citanya untuk yang dua itu, yang nomor dua dan nomor tiga ingin menjadi polisi. Jadi tetap melanjutkan cita-citanya itu, kemudian tetap mengambil yang positif dari orang tuanya, begitu," kata Kak Seto.
• MOTIF Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J Terungkap, Kapolri Beri Bocoran di Rapat DPR Komisi III
Selain itu, Kak Seto menyebut Ferdy Sambo juga berpesan kepada anak-anaknya untuk tetap tegar menghadapi situasi sulit akibat kesalahan yang diperbuat dirinya.
"Iya, sambil menitipkan pesan supaya anak-anak tetap percaya diri, tetap tegar, menghadapi berbagai perundungan dan sebagainya," jelasnya.
Sebelumnya, Kak Seto menyebut kondisi anak-anak Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati dalam keadaan tertekan akibat perundungan.
Hal ini setelah kedua orangtuanya ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
"Beberapa putra dan putri dari FS ini dalam keadaan tertekan karena mendapatkan perundungan baik secara virtual maupun di beberapa tempat," kata Kak Seto kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa 23 Agustus 2022.
"Jadi kami menekankan prinsip bahwa perlindungan anak ini non diskriminasi jadi mohon dipisahkan dari kasus yang menimpa kedua orang tuanya, tapi anak ini berada dalam situasi membutuhkan perlindungan," papar Seto.
Untuk itu, Kak Seto mendorong Bareskrim Polri untuk bisa memberikan perlindungan kepada anak-anak Ferdy Sambo dan Putri.
"Kami di sini hanya menanyakan seberapa jauh langkah dari Polri untuk melindungi warganya sendiri, artinya warga ini adalah anak yang sedang dalam membutuhkan perlindungan," ucapnya.
Setelah mendapatkan izin dari Ferdy Sambo, Kak Seto mengaku menanggung beban berat karena harus mengangkat mental anak-anaknya kembali tegar atas masalah kedua orangtuanya.
LPAI akan membangkitkan rasa percaya diri anak-anak Ferdy Sambo.
"Jangan sampai putus asa. Apalagi mengambil tindakan nekat dan menyimpang. Mereka tetap anak yang membutuhkan perlindungan," kata Kak Seto.
• Banyak Disebut Konsorsium 303, Apa Arti Konsorsium 303, yang Menyeret Nama Ferdy Sambo?
Kondisi terakhir Putri Candrawathi
Di sisi lain, kuasa hukum keluarga Ferdy Sambo, Arman Hanis mengungkapkan kondisi terkini Putri Candrawathi.
Arman Hanis mengatakan bahwa kondisi Putri Candrawathi kian menurun setiap harinya.
Hal itu yang membuat Putri Candrawathi tak dapat memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri untuk gelar perkara yang dijadwalkan Kamis 18 Agustus 2022 lalu.
Putri Candrawathi sebelumnya sempat menjalani pemeriksaan 3 hari berturut-turut oleh penyidik Bareskrim Polri.
Kondisinya, kata Arman Hanis semakin menurun usai pemeriksaan tersebut.
"Kondisinya menurun setelah tiga hari berturut-turut dilakukan pemeriksaan," kata Arman Hanis dikutip dari Wartakotalive.com, Jumat 19 Agustus 2022.
Terakhir, Arman Hanis berharap penyidik sesegera mungkin melengkapi berkas perkara agar kasus Brigadir J dapat disidangkan.
Sebab, pihaknya sudah siap memberikan pembelaan kepada kliennya di pengadilan.
"Kami berharap seluruh proses dapat segera dilimpahkan ke pengadilan agar segala konstruksi kasus ini dapat diuji dalam proses persidangan, terima kasih," jelas Arman.
Meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka, Putri Candrawathi belum ditahan.
Adapun alasannya karena Putri Candrawathi mengajukan surat sakit.
Putri Candrawathi diharuskan istirahat selama seminggu.
"Tetapi karena ada surat sakit maka ditunda, walaupun (demikian) tetap dilakukan gelar perkara dan ditetapkan sebagai tersangka," kata Irwasum Komjen Agung Budi Maryoto di Bareskrim Polri pada Jumat 19 Agustus 2022.
(*)
Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ferdy Sambo Menangis, Minta Anak-anaknya Ambil Hal Positif Darinya sebagai Orangtua