RAPBD 2023 Titik Beratkan Infrastruktur, Anggaran Jalan Provinsi Rp 800 Miliar

Saya upayakan jalan lainnya juga bisa operasional walaupun belum diaspal, tapi insyaallah bisa operasional

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Gubernur Sutarmidji usai menjadi inspektur upacara pada HUT Ke-77 RI di Halaman Kantor Gubernur, Rabu 17 Agustus 2022 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  - Gubernur Kalbar Sutarmidji dan Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan akan fokus pada pembangunan di Kalbar. Fokus pembangunan tersebut di antaranya untuk perbaikan infrastruktur jalan provinsi dengan target kondisi jalan mantap mencapai 80 persen sampai akhir kepemimpinan keduanya.

Hal itu disampaikannya dalam memaknai Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan RI Tahun 2022 di Lingkungan Pemprov Kalbar yang dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Kalbar, di Jalan Ahmad Yani, Kota Pontianak, Rabu 17 Agustus 2022.

Gubernur Sutarmidji menyampaikan bahwa di 2023, di mana menjadi tahun terakhir masa jabatannya akan fokus pada pembangunan infrastruktur jalan.

“Ketika saya dan Pak Ria Norsan menjabat bahwa kondisi jalan Mantap di Provinsi Kalbar hanya diangka 49 persen. Walau dengan keterbatasan anggaran saya yakin di akhir jabatan kami bisa jalan mantap bisa diatas 80 persen,” ujarnya.

Penandatanganan Kesepakatan KUA PPAS APBD 2023, Norsan Target 80 Persen Infrastruktur di Kalbar Baik

 

Sutarmidji mengatakan bahwa untuk anggaran perbaikan jalan yang telah dianggarkan di tahun 2022 lebih dari Rp 500 miliar, dan di tahun depan bisa dianggarkan lagi untuk perbaikan infrastruktur jalan Provinsi mencapai Rp 700-800 miliar.

“Saya upayakan jalan lainnya juga bisa operasional walaupun belum diaspal, tapi insyaallah bisa operasional,”ujarnya.

Dari total 1500 KM jalan yang menjadi tanggung jawab provinsi, ada 400 KM berada di Kabupaten Ketapang.

“Kalau beberapa daerah bisa tuntas seperti di Landak, Singkawang, Kubu Raya, kecuali Ketapang dan Sintang. Karena biaya yang harus dikeluarkan besar, sedangkan daerah lain juga perlu biaya,”ungkapnya.

Namun, Midji mebeberkan bahwa sampai akhir masa jabatannya untuk infrastruktur jalan di beberapa daerah bisa tuntas. Tapi ada beberapa kabupaten yang tidak bisa tuntas karena kondisi jalan yang terlalu panjang.

“Insyaallah jalan di Kayong Utara bisa mencapai 90 persen dengan kondisi bagus. Jadi untuk Ketapang dan Sintang saja masih perlu penanganannya,” ujarnya.

Lanjutnya menyampaikan bahwa salah satu yang menjadi fokus perbaikan yakni jalan di Kabupaten Ketapang. Dikatakannya untuk perbaikan jalan di Ketapang sebagian bisa aspal dan sebagian masih belum bisa karena terlalu panjang.

“Jalan di Ketapang itu panjang, ada satu jalan bahkan sampai 50 KM dan perlu biaya Rp 300 Miliar untuk perbaikannya sampai aspal. Sedangkan kita untuk se-Kalbar hanya mampu menyiapkan Rp 800 miliar, jadi tidak mungkin bisa,” ungkap Midji.

Ia menambahkan untuk perbaikan jalan di Ketapang yang paling berat seperti di daerah Siduk, Sukadana, Tanjung Marau, Air Upas bahkan masih banyak lagi. “Tapi sejauh ini sudah mulai dikerjakan dan akan dilanjutkan tahun depan lagi,”ucapnya.

Sutarmidji menambahkan apa yang ia kerjakan akan sesuai dengan RPJMD semuanya. Diantaranya seperti dibidang kesehatan di Kalbar sudah hampir tuntas, tata kelola pemerintahan sudah hampir tuntas, sektor pendidikan yang sudah semakin maju.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved