Menantu Habisi Mertua

Suami Dihabisi Menantu Sendiri, Dare Berharap Pelaku Mendapatkan Hukuman Mati

Kepada wartawan, Dare menceritakan kembali insiden pembunuhan yang dilakukan menantunya kepada suaminya di kediaman mereka, di Desa Gayung Bersambut,

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Rizki Kurnia
Dare dan anak-anaknya saat diwawancarai wartawan. Jumat 5 Agustus 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kematian suaminya, Perdaus (55) ditangan sang menantu, Logang (52) masih menyisakan kesedihan yang mendalam bagi sang istri, Dare (47).

Sembari menangis, Dare berharap Logang dijatuhi hukuman mati karena telah membunuh orang suaminya itu.

"Langsung dibunuh saja," kata Dare, Jumat 5 Agustus 2022.

Kepada wartawan, Dare menceritakan kembali insiden pembunuhan yang dilakukan menantunya kepada suaminya di kediaman mereka, di Desa Gayung Bersambut, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas pada Selasa 2 Agustus 2022 lalu.

Dugaan Motif dan Kronologi Menantu Habisi Nyawa Mertua di Sambas - Uang Ditolak, Parang Bertindak

Kala itu, sekitar pukul 04.00 WIB dirinya mendengar pertengkaran menantunya dengan anaknya, Rabunah di rumah mereka yang bersebelahan dengan rumahnya.

Hingga pukul 05.00 WIB, pertengkaran itu pun ia katakan tak kunjung berhenti, bahkan malah semangkin menjadi-jadi.

Dare pun memberanikan diri membawa batu kecil dan memukulkannya ke jok motor milik menantunya tersebut untuk menghentikan pertengkaran tersebut.

Bukannya berhenti, Logang malah keluar dari rumahnya dengan membawa parang serta mengayunkan parang itu kearahnya hingga mengenai bahu kanannya.

Ia yang ketakutan kemudian berteriak dan berlari menjauh dari Logang.

Mendengar teriakan sang istri, Perdaus pun sontak berteriak ke arah Logang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved