Kalender Juli 2022 Untuk Bulan Muharram Tahun Baru Islam dan Hari Libur
Berdasarkan ketentuan pemerintah kalender Muharram sebagai bulan pertama dalam penanggalan hijriyah.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kalender untuk tahun baru Islam sudah semakin dekat sebagai bulan pertama di awal tahun hijriyah.
Berdasarkan ketentuan pemerintah kalender Muharram sebagai bulan pertama dalam penanggalan hijriyah.
Sesuai dengan penanggalan masehi sebagai tanggalan nasional maka jatuh pada tanggal 31 Juli 2022.
Terjadi kemunduran dari ketentuan dalam kalender sebelumnya yaitu tanggal 30 Juli 2022.
Setelah pemerintah melakukan penetapan terkait 1 Dzulhijah dan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijah yang jatuh pada tanggal 10 Juli 2022.
Sehingga jika ditarik urutannya maka kalender hijriyah pada tahun baru Islam mengalami perubahan pula.
1 Muharram jatuh pada tanggal 31 Juli 2022 berikut juga dengan hari nasional tahun baru Islam jatuh pada 31 Juli 2022.
Bulan Muharram masuk dalam deretan bulan spesial yang dimulaikan selain Dzulqaidah, Dzulhijah dan Rajab .
Dianjurkan untuk mengamalkan sejumlah amal sholeh terutama saat momen tahun baru Islam.
• Ragam Kegiatan 1 Muharram & Asyura di Indonesia Pawai Obor hingga Kirab Muharram Bawa Kerbau Bule
Berikut amalan sambut tahun baru islam
1. Sayyidul Istighfar 3 kali
للَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
Allahumma anta robbii laa ilaaha illaa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu, abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bi dzanbii, faghfirlii fainnahuu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta
Artinya: ”Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau,Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji -Mu dan akan menjalankannya dengan semampuku, aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau” (HR. Bukhari no. 6306)
Amalan ini bisa dibaca mulai sekarang hingga menyambut tahun baru Islam.