Kebakaran Sungai Pinyuh

Petugas Damkar Cantik Ikut Berjibaku Padamkan Kebakaran di Pasar Sungai Pinyuh Mempawah

Meskipun dirinya perempuan, namun semangat dan fisiknya di lapangan tidaklah kalah dengan semangat dan fisik petugas laki-laki.

Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ramadhan
Fani (21) petugas pemadam dari Mitrabhakti Pontianak yang turut turun ke lokasi kebakaran untuk bersama-sama berjibaku memadamkan api, pada kebakaran pasar Pinyuh, Rabu 13 Juli 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Telah terjadi peristiwa kebakaran ruko di Pasar Sungai Pinyuh, Mempawah, Kalimantan Barat, Rabu 13 Juli 2022 pagi.

Lokasi kebakaran tersebut tepat berdampingan dengan Markas Polisi Militer (PM) Jalan Sungai Pinyuh-Mempawah pagi.

Puluhan Unit Damkar turut bergabung dalam proses pemadaman kebakaran tersebut.

Tidak hanya dari Mempawah, tim pemadam dari Pontianak, Kubu Raya, dan Singkawang juga hadir memberikan bantuan.

Para petugas juga tampak berjibaku menyemprotkan air dari selang pemadam mengarah ke api dan lokasi titik kebakaran.

Penuturan Korban Kebakaran Puluhan Ruko di Pasar Sungai Pinyuh

Tidak hanya petugas laki-laki, namun Tribun juga menemukan petugas Damkar wanita cantik yang turut berjibaku padamkan api.

Dia adalah Fani (21) petugas pemadam dari Mitrabhakti Pontianak yang turut turun ke lokasi kebakaran untuk bersama-sama berjibaku memadamkan api.

Meskipun dirinya perempuan, namun semangat dan fisiknya di lapangan tidaklah kalah dengan semangat dan fisik petugas laki-laki.

"Tadi saat mendapat informasi kebakaran saya langsung ikut tim untuk turun ke lokasi dan turut bersama-sama memadamkan api," katanya.

Dirinya mengatakan bergabung di Damkar sudah empat tahun dan hampir lima tahun.

"Kalau saya di Damkar sudah empat tahun dan jalan lima tahun sekarang," katanya.

"Selain sebagai petugas pemadam keseharian saya juga bekerja. Jadi kalau ada kebakaran dan tidak ada kesibukan lain saya pasti akan turun bersama tim," katanya lagi.

Dirinya mengatakan dalam proses pemadaman tim hanya terkendala dengan ketersediaan air.

"Kendala kita hanya air saja, karena begitu banyak ruko yang terbakar sehingga kita terkendala ketersediaan air di tangki mobil pemadam," katanya. (*)

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved