Pola Hidup Sehat

Cara Mendeteksi Nyeri Kanker, Mengapa Kanker Payudara Bisa Kambuh Kembali?

Tak seperti kanker yang lain, pengobatan kanker payudara residif cukup sering memberikan hasil yang memuaskan walaupun mungkin akan kambuh lagi.

Tayang:
AFP
Kanker Payudara Pada Seorang Wanita Cantik 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Mendeteksi penyakit kanker memang tidaklah mudah.

Saat ini di Indonesia, Kanker masih menjadi penyakit penyumbang kematian tertinggi, bahkan di dunia.

Terdapat beragam jenis kanker yang bisa menyerang organ tubuh manusia, salah satunya kanker payudara.

Melansir informasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 2 Februari 2022, kanker payudara menempati urutan pertama terkait jumlah kanker terbanyak di Indonesia, dan menjadi penyumbang kematian terbanyak akibat kanker.

Data Globocan tahun 2020 menunjukkan, jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 68.858 kasus (16,6 persen) dari total 396.914 kasus baru kanker di Indonesia. Sedangkan, jumlah kematiannya mencapai lebih dari 22.000 jiwa kasus.

Khasiat dan Manfaat Pijat Payudara Bagi Wanita, Bantu Kurangi Efek Samping Tegang Otot

Lantas, bagaimana kanker payudara bisa kambuh?

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban menjelaskan, sewaktu pengobatan kemungkinan masih ada sel-sel kanker yang tidak terdeteksi.

“Sel-sel itu berkembang dan menyebar, yang kemudian terdeteksi dokter,” jelas Zubairi saat dihubungi Kompas.com.

Terdeteksinya kanker tersebut dapat melalui perabaan dokter karena ada benjolan atau sewaktu bone scan atau cek darah CA 15.3.

Terkait dengan kekambuhan, bila terjadi di tempat asal kanker muncul disebut residif lokal. Namun, kekambuhan juga dapat muncul di kelenjar getah bening atau jaringan dekat payudara (residif regional).

“Dapat pula terjadi kekambuhan di organ atau jaringan lain, misalnya hati, tulang, dan paru-paru,” papar Zubairi.

Ia menegaskan, perlu dipastikan apakah sama seperti jenis sel kanker terdahulu atau bukan.

Hancurkan Sel Kanker Payudara, Ini 5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Bagi Penderita

“Jenis sel kanker ini kan tidak tergantung dari tempat ditemukan, bisa saja di luar payudara, di kelenjar, atau di tulang. Dokter akan memastikannya,” tuturnya.

Tak seperti kanker yang lain, pengobatan kanker payudara residif cukup sering memberikan hasil yang memuaskan walaupun mungkin akan kambuh lagi.

Bagaimana mengurangi kemungkinan penyebaran dan kekambuhannya?

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved