Kebakaran Sungai Pinyuh

27 Bangunan di Pasar Sungai Pinyuh Mempawah Terbakar dan Seorang Lansia Alami Luka Bakar 22 Persen

Kapolsek menerangkan data bangunan yang terbakar yakni sebagai berikut: Toko obat modern milik Acong, Ruko Kosong miliK Aket, Toko Kosmetik Mandiri

Penulis: Ramadhan | Editor: Hamdan Darsani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Polsek Sungai Pinyuh Polres Mempawah merilis data kebakaran kawasan Pasar Sungai Pinyuh Jurusan Mempawah, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Rabu 13 Juli 2022.

Dari data yang dirilis Polsek Sungai Pinyuh terdapat 27 bangunan yang menjadi sasaran amukan si jago merah (kebakaran).

"Total ada 27 bangunan yang terbakar, terdiri dari ruko 20 pintu, enam buah rumah, dan satu rumah walet," ujar Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Rismanto Ginting.

Kapolsek menerangkan data bangunan yang terbakar yakni sebagai berikut: Toko obat modern milik Acong, Ruko Kosong miliK Aket, Toko Kosmetik Mandiri milik Sun On, Ruko Kosong milik Apui 2 pintu, Ruko Kosong milik Atiang, Warkop milik Atung, Warkop Cyber milik Hermawan Lim.

Wabup Muhammad Pagi Turun Langsung Sisir Lokasi Kebakaran Pasar Sungai Pinyuh Mempawah

Kemudian Toko Jason Indo Putra milik Sehin, bengkel TV Ajan, Ruko milik Li Lung Sempana, Toko Ikan Hias milik Ahok, Kantor Notaris milik Fam Joehanes 2 pintu, warkop Fam Joehanes, Apotek dan klinik dr Frenky, toko Dinamo milik Akiang, Ruko milik Akuang, Ruko milik Hiung Check, Ruko milik Chingku Kios bensin dan jual air galon.

"Setelah itu rumah milik Sehin, rumah milik Ali, rumah milik Yohanes 3 pintu, rumah milik dr Frengky, rumah milik Akiang, dan rumah walet milik Atong," terang Kapolsek.

Kapolsek menerangkan, dari peristiwa kebakaran tersebut, tidak ada korban jiwa, hanya saja ada satu orang yang menjadi korban luka bakar akibat kebakaran.

"Dalam kejadian kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa dan hanya korban luka bakar satu orang atas nama Chingku (73), dan korban mengalami luka bakar 22 persen pada bagian kepala, wajah, tangan kanan dan kiri, punggung dan jari kaki sebelah kanan. Namun sekarang kondisi korban sudah stabil," terangnya.

"Untuk dugaan yakni api diduga berasal dari konsleting listrik karena bangunan yang sudah cukup tua dan instlasi listrik yang sudah lama dan rapuh," paparnya.

Adapun tim yang terlibat dalam proses pemadaman tersebut yakni, BPBD Kab Mempawah 4 mobil, water cannon Polres Mempawah 1 unit, BPA SP 8 Unit, BPA Purun, BPA Jungkat, BPA Sui Duri, Pemadam jaguar Pinyuh, Pemadam Merdeka.

Kemudian Pemadam Pontianak Timur, Pemadam Setia Tembelan, Pemadam kebakaran Panca Bakti Pontianak, Pemadam Bhakti Sungai Beliung, Pemadam Cemerlang Pontianak, Pemadam Perum 3 Pontianak.

Selanjutnya, Pemadam Sungai Rengas, Pemadam Destana Sungai Duri, Pemadam Segedong, Pemadam Semudun, Pemadam Siantan, dan Pemadam Mitra Bhakti Pontianak.

"Sementara itu, anggota yang melakukan pengamanan yakni Anggota Polres Mempawah, Anggota Koramil 1201-02/Sungai Pinyuh, Anggota Polsek Sungai Pinyuh, dan Anggota Subdenpom Pinyuh," tutup Kapolsek. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved