Breaking News

Bupati Sintang Pimpin Upacara HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025

Dalam kesempatan itu, Bupati Sintang membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, yang menekankan apresiasi mendalam

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
HUT PGRI - Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional Tahun 2025 tingkat Kabupaten Sintang berlangsung khidmat di Lapangan Sepak Bola Kodim 1205/Sintang. Upacara ini dipimpin langsung oleh Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. 
Ringkasan Berita:
  • Peringatan Hari Guru bukan hanya sekadar seremonial, tetapi pengingat atas tugas mulia yang diemban guru — tugas mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk karakter, serta menjaga masa depan Indonesia.
  • Pemerintah kata Bala meyakini Tidak ada Indonesia yang kuat tanpa guru yang hebat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional Tahun 2025 tingkat Kabupaten Sintang berlangsung khidmat di Lapangan Sepak Bola Kodim 1205/Sintang. 

Upacara ini dipimpin langsung oleh Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan daerah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan lembaga pendidikan, tamu undangan, serta ratusan guru anggota PGRI dari seluruh Kabupaten Sintang

Dalam kesempatan itu, Bupati Sintang membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, yang menekankan apresiasi mendalam terhadap seluruh guru di Indonesia. Pemerintah, juga berkomitmen meningkatkan kesejahteraan, kompetensi, serta kualitas sumber daya para pendidik. 

Syukur Saleh: Sintang Siap Beri Karpet Merah untuk Program Digitalisasi Komdigi RI

"Peringatan Hari Guru bukan hanya sekadar seremonial, tetapi pengingat atas tugas mulia yang diemban guru — tugas mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk karakter, serta menjaga masa depan Indonesia," ujar Bala. 

Pemerintah kata Bala meyakini Tidak ada Indonesia yang kuat tanpa guru yang hebat.

"Guru hebat adalah mereka yang mengajar dengan hati, tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila. Guru adaptif mampu merangkul teknologi tanpa meninggalkan kearifan lokal. Guru yang tergerak akan terus berinovasi dan menjadikan kelas sebagai ruang inspiratif tanpa diskriminasi," beber Bala. 

Amanat Menteri juga menyinggung persoalan klasik mengenai tata kelola guru, seperti ketimpangan distribusi, status kepegawaian yang belum jelas, hingga isu keterlambatan tunjangan profesi, yang sering kali mengganggu fokus guru dalam mengajar. 

Untuk menjawab persoalan tersebut, pemerintah pusat bersama DPR RI dan lembaga terkait saat ini tengah memfinalisasi langkah strategis dan monumental, yakni sentralisasi tata kelola guru dan tenaga pendidikan. 

Kebijakan ini diharapkan mampu mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh guru di Indonesia. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved