Gubernur Sutarmidji Sebut Masih Terdapat 20 Kasus Positif Covid-19 di Kalbar

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, pihaknya terus mendorong peningkatan vaksinasi

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Muhammad Luthfi
Gubernur Kalbar Sutarmidji saat diwawancarai usai melaksanakan Sholat Idul Adha, di Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Minggu 10 Juli 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah kembali memberlakukan PPKM Level 2 di sejumlah daerah karena kasus Covid-19 di Indonesia kembali mengalami peningkatan.

PPKM Level 2 di DKI Jakarta dan wilayah satelit sekitarnya seperti Bogor, Depok, Tangerang hingga Bekasi pun diterapkan, mulai 5 Juli 2022 sampai 1 Agustus 2022.

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, pihaknya terus mendorong peningkatan vaksinasi di Kalbar.

Pemprov Kalbar Distribusikan 67 Ekor Hewan Kurban, Sutarmidji Berkurban Sapi di Tiga Tempat

"Vaksin booster tetap kita tingkatkan, semoga terus meningkat. Satu hari rata-rata antara 3000-5000 dan saya yakin V1 mencapai 90 persen, V3 mencapai hingga 75 persen dan V3 ini yang baru 15 persenan. Insyaallah akan terus meningkat. Orang kita melihat udah landai seperti tidak ada lagi, padahal masih," ujarnya usai melaksanakan shalat Idul Adha di Masjid Mujahidin.

Ia mengatakan pada saat menjalankan ibadah shalat Idul Adha tahun 2022, ketaatan menggunakan masker cukup tinggi.

"Mudah-mudahan tetap dijaga. Kalbar memang beberapa waktu lalu ada kenaikan.

"Kota Pontianak kemarin ada 7 kasus yang positif, mudah-mudahan segera turun. Kasus aktif sekitar 20-an di Kalbar," ujarnya. (*)

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved