Gubernur Sutarmidji Sebut Masih Terdapat 20 Kasus Positif Covid-19 di Kalbar
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, pihaknya terus mendorong peningkatan vaksinasi
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah kembali memberlakukan PPKM Level 2 di sejumlah daerah karena kasus Covid-19 di Indonesia kembali mengalami peningkatan.
PPKM Level 2 di DKI Jakarta dan wilayah satelit sekitarnya seperti Bogor, Depok, Tangerang hingga Bekasi pun diterapkan, mulai 5 Juli 2022 sampai 1 Agustus 2022.
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, pihaknya terus mendorong peningkatan vaksinasi di Kalbar.
• Pemprov Kalbar Distribusikan 67 Ekor Hewan Kurban, Sutarmidji Berkurban Sapi di Tiga Tempat
"Vaksin booster tetap kita tingkatkan, semoga terus meningkat. Satu hari rata-rata antara 3000-5000 dan saya yakin V1 mencapai 90 persen, V3 mencapai hingga 75 persen dan V3 ini yang baru 15 persenan. Insyaallah akan terus meningkat. Orang kita melihat udah landai seperti tidak ada lagi, padahal masih," ujarnya usai melaksanakan shalat Idul Adha di Masjid Mujahidin.
Ia mengatakan pada saat menjalankan ibadah shalat Idul Adha tahun 2022, ketaatan menggunakan masker cukup tinggi.
"Mudah-mudahan tetap dijaga. Kalbar memang beberapa waktu lalu ada kenaikan.
"Kota Pontianak kemarin ada 7 kasus yang positif, mudah-mudahan segera turun. Kasus aktif sekitar 20-an di Kalbar," ujarnya. (*)
Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News