Cegah PMK, Pemda Melawi Dirikan Posko Check Point Hewan Qurban
Terpisah, Kapolres Melawi, AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto mengatakan bahwa pihaknya akan melaksanakan cek point di posko PMK.
Penulis: David Nurfianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Dalam upaya penanganan dan pengendalian penyakit mulut dan kuku ( PMK ), Pemerintah Daerah bersama Forkopimda Kabupaten Melawi mendirikan posko check point hewan qurban guna mengatur lalu lintas ternak.
Langkah itu diambil untuk menjaga ketersediaan dan pasokan ternak, terutama jelang Idul Adha 2022 di Pos Kolaka Desa Batu Nanta, Kecakatan Belimbing, Kabupaten Melawi.
Bupati Melawi, H.Dadi Sunarya Usfa Yursa mengatakan Pemerintah Kabupaten Melawi sudah menerima 2 Surat Edaran dari Gubernur Kalimantan Barat, Penanggulangan Penyakit PMK dan Surat Edaran tentang hewan qurban.
Kata Dia, Pos Cek Poin PMK ini yang berada di Desa Batu Nanta ini untuk mengetahui lalu lintas hewan yang masuk ke kabupaten Melawi.
• Apresiasi Manifesto Pancasila, Kapolres Melawi: Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air, Bangsa dan Negara
"Saya berharap kepada SATGAS Bekerja semaksimal mungkin, beberapa waktu lalu kita masuk zona merah tapi saat ini kita masuk ke zona hijau. Trimakasih kepada Polres Melawi yang telah banyak membantu menangani kasus PMK di kabupaten Melawi," ujar Dadi Sunarya. Sabtu 09 Juli 2022.
Sementara itu, Ketua Satuan Tugas (SATGAS) sekaligus Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Melawi, Saiful Khair mengatakan bahwa penyakit mulut dan kuku ini di mulai akhir bulan Mei lalu.
"Kabupaten Melawi mendapatkan kasus pada tanggal 10 Juni 2022 terjadi 5 kasus, 1 kasus positif hewan kambing tetapi sampai hari ini 5 kasus tersebut dinyatakan sembuh," jelasnya.
Sebelumnya, Dikatakan Syaiful Khair pihaknya telah melakukan rapat koordinasi bersama Stakeholder dan Polres Melawi. Serta memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat, Pedagang serta Peternak bagaimana penyakit ini dan penanganan nya.
Terpisah, Kapolres Melawi, AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto mengatakan bahwa pihaknya akan melaksanakan cek point di posko PMK.
"Kegiatan ini merupakan untuk menjamin ketersediaan Daging Qurban. Informasi akan datang Hewan Kambing dari Nusa Tenggara Barat sebanyak 1800 ekor, kita tidak tau hewan tersebut sehat atau tidak," ungkapnya.
Untuk itu, Ia berpesan kepada jajara petugas untuk mengutanakan Faktor keselamatan saat bertugas. Serta saat memberhentikan kendaraan nanti, agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News