Antisipasi PMK, Satgas PMK Polres Ketapang Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Sentra Peternakan

Dari sampel sapi yang di periksa sebanyak 80 ekor, terdapat 12 sapi yang mengalami sakit , dan ada 2 ekor sapi yang ditemukan mati

Editor: Jamadin
Dok. Polres Ketapang
Satgas PMK Polres Ketapang melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sentra peternakan sapi di Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang, Kamis 7 Juli 2022 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG -  Dalam rangka pelaksanaan Operasi Kepolisian Aman Nusa II Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku ( PMK ) tahun 2022 di wilayah hukum Polres Ketapang Polda Kalbar, Satuan Tugas Penyakit Mulut dan Kuku ( Satgas PMK ) Polres Ketapang melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sentra peternakan sapi di Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang, Kamis 07 Juli 2022, Pukul 09.00 wib.

Hadir dalam kegiatan penyemprotan disinfektan tersebut, Petugas Penyuluh Pertanian Peternakan Lapangan Kecamatan Benua Kayong, serta anggota Polsek Benua Kayong.

Dantim Satgas PMK Polres Ketapang IPTU Suyanto dalam keterangannya kepada humas Polres Ketapang menyampaikan bahwa kegiatan penyemprotan disinfektan ini adalah salah satu kegiatan tim Satgas PMK Polres Ketapang dalam Operasi Aman Nusa II Tahun 2022 untuk mengantisipasi penanggulangan penyakit mulut dan kuku ( PMK ) di wilayah Kabupaten Ketapang.

“ Kegiatan pengecekan kondisi kesehatan hewan ternak sapi serta penyemprotan disinfektan di beberapa kandang sapi pada pagi hari ini adalah salah satu upaya satgas PMK Polres Ketapang dalam mencegah penyebaran virus atau bakteri penyebab penyakit mulut dan kuku ” ujar Suyanto

Ditambahkannya, untuk pengecekan kesehatan hewan ternak. Pihaknya menggandeng petugas kesehatan yaitu dokter hewan dari dinas peternakan Kabupaten Ketapang serta beberapa petugas penyuluh lapangan untuk memastikan jumlah hewan ternak yang sehat serta jumlah hewan ternak yang sedang mengalami sakit.

Sejumlah Personel Polda Kalbar Semprot Sejumlah Kandang Ternak dengan Disinfektan untuk Cegah PMK

“ Dari sampel sapi yang di periksa sebanyak 80 ekor, terdapat 12 sapi yang mengalami sakit , dan ada 2 ekor sapi yang ditemukan mati. Tentunya hal ini akan ditindak lanjuti dengan memisahkan sapi yang sehat, serta mengambil sampel dari sapi yang sakit untuk di periksa lebih lanjut di lab oleh petugas dari dina peternakan,” jelas Suyanto.

Ia juga menyampaikan bahwa Satgas PMK Polres Ketapang akan terus melakukan pemeriksaan serta penyemprotan disinfektan di beberapa sentra peternakan di Kabupaten Ketapang untuk menghilangkan potensi penyebaran penyakit PMK secara massif serta ia berpesan kepada masyarakat apabila mengetahui atau mempunyai hewan ternak yang sakit agar segera menginformasikan kepada Polsek terdekat atau petugas penyuluhan di lapangan sehingga pencegahan serta bisa cepat dilakukan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved