SILPA APBD 2021 Sintang Naik 313 Persen, Ketua DPRD Ronny: Nanti Kita Cari Tahu Apa Masalahnya

Oleh sebab itu, SILPA harus dipandang dari dua sisi. Oleh sebab itu, DPRD Kabupaten Sintang akan mendalami laporan realisasi anggaran Pemkab Sintang t

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/AGUS PUJIANTO
Ketua Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Ketua Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny menilai membengkaknya sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, tahun 2021 harus dilihat dari dua sudut pandang.

Menurutnya bisa jadi banyaknya SILPA yang mencapai Rp 190,75 miliar karena efesiensi belaja OPD. Namun, di sisi lainnya, bengkaknya SILPA hingga 313 persen dibanding tahun sebelumnya bisa jadi karena ketidakmampuan OPD untuk menyerap anggaran.

"Ini mau kita buka, kita lihat apa yang jadi permasalahannya. Nanti kita cari tahu apa masalahnya sampai bisa 190 miliar SILPA tahun 2021. Kita tidak mau berfikir silpa ini sesuatu yang buruk, tidak. Karena bisa jadi ini merupakan suatu efisiensi belanja dari teman-teman OPD. Kalau memang seperti itu, maka kita harus berikan apresiasi. Tapi kalau nanti penyebab daripada SILPA itu memang kelalaian atau ketidakmampuan OPD menyerap maka itu merupakan suatu koreksi, terutama bagi OPD yang tidak mampu menyerap," ujar Ronny, selasa kemarin.

Oleh sebab itu, SILPA harus dipandang dari dua sisi. Oleh sebab itu, DPRD Kabupaten Sintang akan mendalami laporan realisasi anggaran Pemkab Sintang tahun 2021, terdapat sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) sebesar Rp 190,75 miliar.

SILPA APBD Sintang 2021 Rp 190 Miliar, Naik 313 Persen dari Tahun Sebelumnya

"Jadi menanggapi silpa ini, tergantung sudut pandang. Kalau memang sisa anggaran berdasarkan efisiensi belanja oleh OPD maka itu hal positif, tapi kalau silpa itu karena ketidakmampuan serapan anggaran, berarti itu hal negatif. Kita harus buka duku baru kita tahu. Kita juga mau nilai selain dari sisi anggarannya apakah sudah tepat sasaran apa belum ke masyarakat," ujar Ronny.

Diberitakan sebelumnya, sisa lebih pelaksanaan anggara (SILPA) pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, tahun 2021 membengkak hingga 313 persen dari tahun anggaran 2020.

Berdasarkan laporan realisasi anggaran Pemkab Sintang tahun 2021, terdapat sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) sebesar Rp 190,75 miliar.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah saat membacakan pidato bupati sintang dalam rangka penyampaian rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Sintang tahun 2021 saat rapat paripurna di kantor DPRD Sintang, selasa kemarin.

Kodim Sintang Kerahkan Anggota untuk Pendampingan Vakinasi PMK

"Terdapat sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) sebesar Rp 190,75 miliar. Silpa secara umum menggambarkan bahwa realisasi pendapatan melampaui target yang ditetapkan, sedangkan belanja terdapat efisiensi penyerapan atau terdapat penganggaran kembali kegiatan yang belum dilaksanakan pada tahun anggaran 2021," ujar Yosepha.

Yosepha mengatakan, laporan perubahan saldo anggaran lebih menunjukan bahwa silpa tahun anggara 2021 sebesar Rp 190,75 miliar. Jika dibandingkan dengan Silpa tahun anggaran 2020 sebesar Rp 46,13 miliar.

"Maka terjadi kenaikan silpa sebesar Rp 144,62 miliar atau setara 313 persen dibandingkan tahun sebelumnya," ungkap Yosepha.

Pada kesempatan itu, Yosepha juga menyampaikan permohonan maaf apabila penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan tahun 2021 belum dapat berjalan sesuai harapan masyarakat.

"Hal tersebut dikarenakan adanya kebijakan pemerintah pusat, kewenangan yang di luar jangkauan pemda, serta keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran pemkab sintang atau di di luar perhitungan sebelumnya sebagai akibat kebijakan penanganan pandemi dan kebijakan penanganan bencana banjir besar pada tahun 2021," ujar Yosepha. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved