Popda Kalbar

Taat Penerapan Prokes di Ajang POPDA, Kontingen Kabupaten Mempawah Terima Bonus Dari Gubernur Kalbar

Diketahui bahwa, POPDA Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022 ini digelar pada 29 Juni hingga 3 Juli 2022 yang dipusatkan di Kota Pontianak.

Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Dok. Prokopim Pemkab Mempawah
Bupati Mempawah, Erlina, bersama Gubernur Kalbar, Sutarmidji, seusai pembukaan POPDA di GOR Pangsuma Pontianak, Rabu 29 Juni 2022. (Dok. Prokopim Pemkab Mempawah) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Bupati Mempawah, Erlina, menghadiri langsung kegiatan pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah ( POPDA ) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022, di GOR Pangsuma Pontianak, Rabu 29 Juni 2022.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji.

Diketahui bahwa, POPDA Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022 ini digelar pada 29 Juni hingga 3 Juli 2022 yang dipusatkan di Kota Pontianak.

Adapun total keseluruhan atlet dan wasit pada POPDA Kalbar berjumlah 614 orang yang terdiri dari 14 Kabupaten/Kota yang akan bertanding pada 7 cabang olahraga.

Jadwal POPDA Kalbar 2022 Cabor Basket, Kamis 30 Juni 2022 Kubu Raya vs Kota Pontianak

Khusus Kabupaten Mempawah jumlah atlet dan pelatih pada POPDA Kalbar berjumlah 66 orang yang terdiri dari 56 atlet dan 10 orang pelatih yang akan bertanding pada 6 cabang olahraga.

Pada kegiatan pembukaan, sesuai informasi yang dirilis dari Prokopim Pemkab Mempawah, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji berharap para atlet bisa jujur dan disiplin dalam bertanding, misalnya dengan disiplin dalam penggunaan masker.

“Ketika aktivitas bertanding boleh tidak pakai masker, tetapi untuk pendukung harus tetap pakai masker. Disiplin itu tetap karena pandemi ini belum berakhir,” ujarnya.

Ia mengapresiasi kepada beberapa Kabupaten yang masih disiplin dalam penggunaan masker, Kabupaten tersebut adalah Mempawah, Bengkayang, dan Landak.

“Saya lihat tadi sudah cukup bagus. Mempawah, Bengkayang, Landak hampir semua menggunakan masker. Secara keseluruhan mereka sudah disiplin menggunakan masker,” katanya.

Karena hal tersebut, Gubernur Kalbar Sutarmidji memberikan apresiasi bonus sebesar 5 juta rupiah kepada kontingen Kabupaten Mempawah yang dinilainya paling taat dalam penerapan protokol kesehatan.

Sutarmidji juga meminta para atlet tidak mengedepankan emosi untuk menghindari perkelahian.

Ia menegaskan, jika ada tim yang ditemukan berkelahi saat pertandingan, maka kedua tim tersebut akan didiskualifikasi.

“Saya minta para atlet ini dalam bertanding bisa jujur, disiplin, jangan berkelahi. Kelahi itu cukup di ring tinju saja. Jangan bertanding sepak bola jadi tanding tinju. Kalau terjadi perkelahian, saya minta kepada wasit tegas. Kedua tim mau siapa yang salah siapa yang benar, harus didiskualifikasi,” tegasnya.

Ia menyampaikan, POPDA selain untuk mencari bibit atlet yang berprestasi, juga untuk menjaga kejujuran dan disiplin dari atlet.

“Itu tujuan utamanya, bukan hanya tanding saja. Saya minta ini betul-betul diperhatikan, sehingga penyelenggaraan ini tidak sia-sia,” ingatnya.

Ia yakin, setelah POPDA ini berakhir akan melahirkan atlet yang jujur, disiplin, dan memiliki skill yang mampu berkancah di ajang nasional maupun internasional. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved