Popda Kalbar

7 Cabang Olahraga Dipertandingkan pada Popda Kalbar 2022

Windy Prihastari menyampaikan bahwa pada Popda kali ini hanya dilaksanakan 7 cabang karena hal tersebut menyesuaikan dengan Cabang Olahraga

Penulis: Ferryanto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto
Pembukaan Popda Kalbar 2022 di GOR Pangsuma Pontianak yang dibuka langsung oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji, Rabu 29 Juni 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - 614 Atlet dari 14 Kabupaten/Kota di Kalbar mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah Kalimantan Barat yang dilaksanakan di Kota Pontianak.

7 Cabang Olahraga dipertandingkan pada Popda tahun 2022 ini, diantaranya Bola Voli, Bola Basket, sepakbola, Tinju, Pencak Silat, Bulutangkis dan Sepak Takraw.

Cabang Sepak Takraw dilaksanakan di GOR Bumi Khatulistiwa, Cabang Pencak Silat dilaksanakan di GOR Tenis Indoor Akcaya, Cabang Tinju dilaksanakan di GOR Tenis Indoor Akcaya, lalu Cabang Bulu Tangkis dilaksanakan di GOR Bumi Khatulistiwa, Bola Basket dilaksanakan di GOR Pangsuma, dan cabang Sepak Bola dilaksanakan di Stadion SSA dan PSP.

Popda Kalbar Resmi Dibuka, Gubernur Sutarmidji: Bertanding Harus Jujur, Disiplin, Jangan Berkelahi

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalbar Windy Prihastari menyampaikan bahwa pada Popda kali ini hanya dilaksanakan 7 cabang karena hal tersebut menyesuaikan dengan Cabang Olahraga pada Pra PON atau Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

"Untuk tahun depan kita akan menyelenggarakan ivent daerah lagi untuk cabang - cabang yang lain, semoga dengan banyak ivent maka dapat lebih banyak atlet lagi yang berprestasi,"ujarnya saat pembukaan Popda, Rabu 29 Juni 2022.

Dalam pelaksanaan Popda ini, Disporapar memfasilitasi seluruh jalannya Pertandingan, dari Venue hingga seluruh proses pertandingan dan fasilitas pertandingan, namun pihaknya tidak menanggung untuk akomodasi dan keperluan para atlet di luar pertandingan

Seluruh kegiatan atlet perwakilan daerah di luar proses pertandingan menjadi tanggungjawab kontingen daerah masing - masing.

'"kita kan dua tahun tidak ikut karena Pandemi Covid 19, mungkin karena masalah peralihan masalah anggaran di Dispora daerah menjadi terganggu, dan Dispora Provinsi memfasilitasi untuk pelaksanaan Venue dan pelaksanaan pertandingan-pertandingan, sedangkan untuk akomodasi dan transportasi dari atlet itu dari daerah masing - masing," tuturnya.

Windy pun menegaskan bahwa seluruh atlet pada Popda ini diwajibkan untuk bertanding secara sportif, bila ada kericuhan dalam pertandingan maka pihaknya akan menindak tegas dengan mendiskualifikasi kedua belah pihak.

Selanjutnya, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat M Kebing L berharap kegiatan Popda ini dapat menjadi ajang peningkatan prestasi atlet sejak dini. Kepada seluruh peserta ia berharap dapat mengikuti pertandingan dengan jujur dan sportif.

"Saya berharap seluruh atlet dapat bertanding secara sportif dan bertanding secara baik untuk membawa olahraga Kalimantan Barat lebih baik," ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved