PLN Bantu Paguyuban Petani Kopi Sukadana Makin Produktif Dengan Peralatan Hasil Panen 

setiap desa akan memiliki rumah pengering hasil kopi untuk nantinya disetorkan ke Rumah Kopi.Rumah Kopi ini selanjutnya akan dioperasikan oleh PA’KOSU

Editor: Nina Soraya
Dok/PLN Kalbar
Tim PLN UIP Kalbagbar bersama Balai Tanagupa memantau proses pengeringan kopi di solar house bersama Paguyuban Kopi Sukadana, belum lama ini. PLN bantu peralatan produksi pasca panen untuk tingkatkan nilai jual hasil panen kopi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SUKADANA - PLN UIP KLB kembali membidik Paguyuban Kopi Sukadana atau PA’KOSU yang merupakan kelompok petani kopi binaan Balai Tanagupa untuk menerima dana bantuan produksi.

PA’KOSU terletak di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Kegiatan pendampingan untuk paguyuban petani kopi yang dilaksanakan oleh Balai Tanagupa telah berlangsung sejak tahun 2020 dan turut didukung oleh PLN UIP KLB.

PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat atau PLN UIP KLB menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli kepada PA’KOSU bekerja sama dengan Balai Taman Nasional Gunung Palung atau Balai Tanagupa.

Adapun peralatan produksi pasca panen yang diberikan meliputi mesin pemisah kulit luar kopi, mesin pemisah kacang, mesin sangrai kopi.

Ada lagi mesin pembuat bubuk kopi, mesin pengayak kopi, mesin packaging, dan berbagai peralatan lainnya.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi, Faruq Suyuthi, mengatakan bantuan ini sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat.

Guna meningkatkan perekonomian dan kemandirian masyarakat desa.

Komunitas Kopi Pancong Sanggau Serahkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Kebakaran

Terutama yang berada di sekitar proyek pembangunan infrastruktur kelistrikan.

“Kami ikut memfasilitasi para penerima manfaat untuk mendapatkan pelatihan penggunaan mesin dan melakukan pengemasan produk,” kata Faruq.

Hal itu untuk meningkatkan kapasitas petani kopi untuk mengolah hasil panennya sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

”Kami juga menggandeng Balai Tanagupa dalam pelaksanaan kegiatan ini untuk memastikan penerima dapat memanfaatkan bantuan PLN Peduli ini dengan baik,” ungkapnya.

PA’KOSU adalah kelompok petani kopi binaan Balai Tanagupa yang terdiri dari enam desa di Kabupaten Sukadana, Kalbar.

Yakni Desa Gunung Sembilan, Desa Harapan Mulia, Desa Sutera, Desa Benawai Agung, Desa Pampang Harapan, dan Desa Sejahtera.

Lebih lanjut Faruq menjelaskan, nantinya akan ada Rumah Kopi sebagai lokasi pusat produksi kopi dari pada petani kopi untuk meningkatkan nilai jual hasil panennya.

“Faruq menjelaskan, setiap desa akan memiliki rumah pengering hasil kopi untuk nantinya disetorkan ke Rumah Kopi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved