Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan Sebut Persoalan Stunting Akibat Kekurangan Gizi

"Saya meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait supaya melakukan koordinasi, agar kegiatan mulai dari perencanaan sampai pelaks

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/HUMAS PEMDA KAPUAS HULU
Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Bupati Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Fransiskus Diaan, menyatakan persoalan stunting di Kapuas Hulu, dikarenakan akibatkan dari kekurangan gizi yang terjadi pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK) bagi pertumbuhan anak-anak.

"Jadi stunting tidak hanya menyebabkan hambatan pada pertumbuhan fisik, dan meningkatkan kerentanan terhadap penyakit, namun juga mengancam perkembangan kognitif yang akan berpengaruh pada tingkat kecerdasan bagi anak-anak," ujarnya kepada wartawan, Minggu 12 Juni 2022.

Maka dari itu, kata Fransiskus Diaan, tantangan utama penanganan stunting adalah tidak terjadinya konvergensi pelaksanaan program dan kegiatan, sehingga berbagai program, dan kegiatan penanganan stunting yang tersebar melalui berbagai mekanisme pendanaan baik di pusat, maupun daerah tidak terlaksana secara lengkap di suatu lokus, dalam hal ini ditingkat desa.

Tekan Stunting! Tim Satgas Percepatan Penurunan Stunting Kalbar Audiensi ke Kantor Kanwil Kemenag

"Saya meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait supaya melakukan koordinasi, agar kegiatan mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan hingga tingkat desa dapat tepat sasaran, serta mengoptimalkan kampanye perubahan perilaku terkait stunting kepada masyarakat," ucapnya.

Selain itu juga, Bupati merasa bersyukur karena tahun 2020 angka kasus Stunting di wilayah Kapuas Hulu mencapai 32,9 persen, namun tahun 2021 angka tersebut menurun menjadi 31,2 persen.

"Kita berharap menurutnya angka kasus Stunting di tahun 2021 di pertahankan. Tahun 2022 ini jumlah stunting menurun lebih banyak lagi," ungkapnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved