Cegah Banjir Kembali Terjadi, PT Kartika Prima Cipta Tanam 1.000 Pohon

Upaya kami bersama pemangku kepentingan setempat untuk bersatu padu mengatasi tantangan lingkungan adalah sebuah langkah bersama untuk masyarakat.

Editor: Nina Soraya
Dok/Sinar Mas
PT Kartika Prima Cipta, anak perusahaan Sinar Mas Agribusiness and Food menanam 1.000 pohon di dalam konsesi dan sekitar Perusahaan. Termasuk di sempadan sungai Kapuas. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - PT Kartika Prima Cipta, anak perusahaan Sinar Mas Agribusiness and Food menanam 1.000 pohon di dalam konsesi dan sekitar Perusahaan.

Termasuk di sempadan sungai Kapuas.

Bermitra dengan pemangku kepentingan setempat termasuk pemerintah desa, Manggala Agni,
dan relawan Tzu Chi Sinar Mas, kegiatan dilaksanakan sebagai upaya pencegahan banjir sedini mungkin.

Pasca bencana banjir yang terjadi di Kalimantan Barat beberapa waktu lalu, masyarakat setempat
dihimbau untuk tetap waspada dan mulai melaksanakan langkah proaktif pencegahan banjir.

Bersama pemangku kepentingan terkait, perusahaan menekankan pentingnya penanaman pohon baik di dalam maupun di luar konsesi perusahaan.

Selain itu, adanya fenomena La Nina yang mengakibatkan musim hujan lebih panjang di sebagian besar wilayah Indonesia akan berlanjut hingga pertengahan tahun 2022,
termasuk di Kalimantan Barat.

Sambut Lebaran, Sinar Mas Agribusiness and Food Gelar Bazar Migor di Kapuas Hulu dan Ketapang

Camat Suhaid, Joko Kusmanto, mengatakan senang dengan inisiatif bersama yang dilakukan Perusahaan bersama masyarakat.

“Kami berharap kerjasama ini akan berdampak positif dalam mencegah bencana alam, khususnya banjir.

Bencana banjir yang terakhir terjadi tidak hanya mengganggu kehidupan masyarakat.

Tetapi juga memiliki dampak sosial ekonomi yang signifikan.

Kami berharap kegiatan dapat berlangsung secara berkelanjutan sejalan dengan Kapuas Hulu sebagai kabupaten konservasi,” ujarnya.

Untuk inisiatif ini, perusahaan dan pemangku kepentingan setempat menanam pohon endemik Kapuas Hulu, seperti Kawi, Tembesuk, Sungkai, dan lain-lain.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah setempat untuk menanam lebih banyak pohon, terutama pada Juni 2022.

Permendag No 22, Gapki Kalbar Minta Kebijakan Larangan Ekspor CPO Dievaluasi Bila Berdampak Negatif

Di mana Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperkirakan bahwa wilayah Kalimantan Barat akan terus hujan dengan intensitas menengah.

Susanto Yang, CEO Sinar Mas Agribusiness and Food Kalimantan Barat mengatakan sebagai perusahaan yang berkomitmen terhadap praktik keberlanjutan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved