Mengenal Lebih Dekat Rektor IKIP PGRI Pontianak, Pernah Jualan Kue Keliling Kampung Saat SMP

Muhammad Firdaus sosok akademisi kelahiran Kandawangan, 14 November 1981 saat ini menjabat sebagai Rektor IKIP PGRI Pontianak periode 2022-2026.

Editor: Mirna Tribun
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Muhammad Firdaus Rektor IKIP PGRI Pontianak Periode 2022-2026. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Muhammad Firdaus sosok akademisi kelahiran Kandawangan, 14 November 1981 saat ini menjabat sebagai Rektor IKIP PGRI Pontianak periode 2022-2026.

Muhammad Firdaus adalah anak kedua dari pasangan Mansyur Yus dan Hj. Rusmayati Herkan.

Bercerita tentang hidupnya, Firdaus mengatakan bukan perkara mudah baginya untuk meraih kesuksesan hingga dengan jabatan yang disandang saat ini.

Banyak perjuangan yang sudah dilakoninya.

Mulai dari jualan kue keliling, menjadi tenaga honorer mengajar di sekolah negeri hingga saat ini menjadi rektor di IKIP PGRI Pontianak.

"Sewaktu masih duduk di SMP dan SMA dulu saya berjualan kue keliling di kampung. Tak jarang ketika kue banyak belum laku, saya merayu orang-orang yang saya temui untuk membeli kue supaya tidak dimarahi mama di rumah. Kadang juga kalau ingin bermain sama teman-teman, keranjang jualannya saya simpan di atas pohon dulu, " kenang Firdaus.

Resmi Dilantik Jadi Rektor IKIP PGRI Pontianak, Muhamad Firdaus Targetkan IKIP Menjadi Universitas

Berasal dari keluarga yang sangat sederhana, kala itu Firdaus  bersama ibu dan saudari perempuannya, Yuliana, S.Pd berjuang bersama dengan membuka warung makan sederhana di Desa Banjarsari.
 
"Lulus dari SMA saya kuliah di STKIP PGRI Pontianak Program studi pendidikan Matematika. Saat kuliah saya juga nyambil jualan koran-koran bekas di pelabuhan. Jualannya di malam hari ke para penumpang yang gunakan koran bekas untuk alas duduk dan tidur. Karena jualannya malam hari dan mengganggu kuliah, saya berhenti jualan. Setelah itu saya mendapatkan pekerjaan di perusahaan rokok sebagai petugas survei. Gajinya Rp 800 ribu dan alhamdulillah sangat cukup untuk bayar kuliah dan biaya hidup," ujar Firdaus.

Konsep Kampus Merdeka, Sutarmidji Harap IKIP PGRI Pontianak Bisa Terapkan Merdeka Belajar

Menurutnya, pada saat kuliah S1 itulah ia mendapatkan banyak pelajaran hidup, terutama dalam berorganisasi.

Pada waktu kuliah Firdaus pernah dua kali terpilih sebagai ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM),dan juga aktif di Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

"Saat di PMII itulah yang membentuk pemikiran saya hingga menjadi rektor saat ini," kenangnya.

Selesai menamatkan kuliah S1, Firdaus langsung memulai hidup baru dengan menikahi pujaan hatinya dari semasa kuliah dulu, Aryani, S.Pd pada 5 Agustus 2006.

Dari pernikahannya tersebut Firdaus dikaruniai dua orang puteri, Kirana Firdiani Rahmawat dan Nadila Firdiani.

"Selepas nikah, saya ngajar honor di SMP dan SMK Kendawangan selama kurang lebih satu tahun. Tahun 2007 saya mulai mengajar di STKIP PGRI Pontianak, mengabdi untuk almamater. Alhamdulillah di tahun 2010 saya melanjutkan kuliah S2 di UNS Solo dan selesai tahun 2012," jelas Firdaus.

Sebelum terpilih menjadi Rektor IKIP PGRI Pontianak, Firdaus pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Kemahasiswaan, Dekan Fakultas MIPATEK, Wakil Rektor II di IKIP PGRI Pontianak, Wakil Ketua PGRI Provinsi Kalbar periode 2019-2024, dan Wakil Ketua I Pemuda Pancasila Kota Pontianak.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved