Contoh Soal Ukom Ners 2022 Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Ujian Kompetensi
Dalam latihan soal Uji Kompetensi Perawat Ners terdapat sejumlah pertanyaan dalam bentuk pilihan ganda yang harus dijawaban.
A. 2015 gram
B. 2000 gram
C. 1220 gram
D. 1000 gram
E. 890 gram
Jawaban : A. 2015 gram
8. Seorang ibu usia 24 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan mual, muntah dipagi hari. Dari hasil anamnesa didapatkan data ibu terlambat haid selama 2 minggu. Setelah dilakukan pemeriksaan urin, didapatkan PP test positip. Petugas kesehatan menegakkan diagnosa G1P0A0.
Apa arti dari diagnosa tenaga kesehatan diatas?
A. Ibu yang akan melahirkan
B. Ibu yang pertama kali melahirkan
C. Ibu yang pertamakali hamil
D. Ibu yang lebih dari sekali melahirkan
E. Ibu yang lebih dari sekali hamil
Jawaban : C. Ibu yang pertamakali hamil
9. Seorang perempuan berusia 41 tahun mengalami keluhan sesak napas saat beraktivitas sejak ± 1 minggu SMRS, batuk, mual muntah dan mengaku setiap tidur harus menggunakan 2 bantal agar tidak sesak. Sesak napas memberat sejak 1 hari SMRS. Pada 07/03/2015 pasien dibawa keluarga ke RS dan dirawat di ruang jantung. Pada 09/03/2015 jam 07.15, pasien apneu kemudian dilakukan RJPO selama ± 15 menit. dan dipindah ke ICCU. Pada 2 hari di ICCU tiba-tiba pasien mengalami henti nadi dan dilaksanakan defibrilasi. Perawat menghidupkan defibrilasi, kemudian pilih energi yang diperlukan dan pilih paddles melalui tombol lead select
Apakah tindakan yang harus dilakukan perawat selanjutnya ?
a. Letakkan paddle pada apeks dan sternum
b. Lihat kembali irama pada monitor
c. Tekan tombol charge
d. Oleskan jelly pada paddle
e. Segera mengatakan DC shock siap, I clear, you clear
Jawaban : B. Lihat kembali irama pada monitor
10. Seorang klien wanita 25 tahun, datang ke poli kandungan mengeluh perut terasa mulas-mulas sejal 1 jam yang lalu, G1P0A0 kehamilan 36 minggu. Dari hasil pemeriksaan didapatkan hasil Nadi: 86x/menit, S: 36,6ºC, Respirasi: 20x/menit, TD: 110/70 mmHg,Tinggi fundus uterus: 36 cm, teraba punggung kiri, preskep, lendir darah (+), DJJ: 140x/menit, penurunan kepala 3/5. Kandung kemih penuh.
Dari kasus diatas apakah intervensi keperawatan yang paling tepat?
A. Anjurkan klien untuk posisi litotomi
B. Berikan cairan IV dextrose 0,9 %
C. Anjurkan klien untuk BAK ke kamar mandi, dan mobilisasi
D. Ajarkan klien teknik rileksasi
E. Anjurkan klien untuk mengatur posisi persalinan
Jawaban : D. Ajarkan klien teknik rileksasi
11. Seorang perempuan usia 21 tahun dirawat di RS dengan keluhan nyeri ulu hati sudah 2 minggu, tidak nafsu makan, mual, muntah dan lesu. Hasil pengkajian: klien tampak lemas, lidah kotor, tekanan darah: 110/70 mmHg, Suhu: 39°C dan pernapasan: 22 kali permenit. Tes widal 1/200.
Apakah implementasi yang tepat untuk masalah pasien tersebut?
A. Melakukan oral hygiene
B. Melakukan kompres hangat
C. Mengajarkan teknik relaksasi
D. Memberikan cairan melalui intravena
E. Memberikan diit lunak dan rendah serat
Jawaban : D. Memberikan cairan melalui intravena
12. Seorang perempuan 32 tahun, G2P1A0 datang ke klinik dengan keluhan nyeri perut, klien mengaku sudah keluar lendir darah. Kemudian perawat melakukan VT, diketahui selaput ketuban (+), pembukaan 10 cm, portio lunak, presentasi kepala di Hodge IV, perineum elastis. His = 4-5 x/ 10 mnt, lamanya : 50-60 detik, DJJ :120 x/m.
Apakah tindakan utama yang perlu dilakukan perawat?
A. Melakukan periksa dalam
B. Memecahkan ketuban
C. Melakukan episiotomi
D. Memimpin persalinan
E. Mengobservasi DJJ
Jawaban: B. Memecahkan ketuban
13. Seorang perempuan 28 tahun, datang ke klinik dengan keluhan nyeri menjalar ke pinggang, klien mengaku sudah keluar lendir darah. Kemudian perawat melakukan VT, diketahui selaput ketuban (+), pembukaan 4 cm, portio lunak, presentasi kepala di Hodge II.
Apakah tindakan keperawatan yang segera dilakukan terhadap klien?
A. Melakukan periksa dalam
B. Melengkapi anamnesa
C. Memecahkan ketuban
D. Memimpin persalinan
E. Mengobservasi DJJ
Jawaban: E. Mengobservasi DJJ
14. Seorang perempuan 30 tahun, G4P0A3 dirawat di ruang bersalin, inpartu, Klien terlihat tegang, Klien mengatakan apakah dia bisa melahirkan dengan normal, his teratur 3-4 x/ 10 mnt, lamanya 50 detik, DJJ = 130 x/m VT = pembukaan 7 cm, ketuban (+), perineum kaku, N : 100 x/m.
Apakah diagnosa keperawatan utama pada klien?
A. Nyeri berhubungan dengan kontraksi rahim
B. Cemas berhubungan dengan proses persalinan
C. Kurang volume cairan berhubungan output berlebihan
D. Risiko cidera maternal berhubungan proses persalinan
E. Risiko terjadinya penyulit persalinan berhubungan dengan persalinan tak maju
Jawaban: B. Cemas berhubungan dengan proses persalinan
15. Seorang perempuan 30 tahun, dirawat ruang bersalin telah melahirkan bayi dengan persalinan pervaginam, jenis kelamin perempuan, berat = 3600 gram. APGAR SCORE 8/9, Tinggi fundus uteri setinggi pusat, his (+), tali pusat memanjang, keluar cairan darah dari vagina. Pada saat diperiksa vagina dan perineum = terdapat lecet daerah perineum, tidak ada robekan.
Apakah tindakan utama yang dilakukan pada klien?
A. Menjahit perineum
B. Melahirkan plasenta
C. Resusitasi bayi baru lahir
D. Menghentikan peradaraahan
E. Memecahkan selaput ketuban
Jawaban: B. Melahirkan plasenta
16. Seorang perempuan 22 tahun, hamil aterm dirawat di ruang bersalin, inpartu, mengeluh nyeri, klien terlihat selalu meringis his teratur 3-4 x/ 10 mnt, lamanya 40 detik, DJJ = 130 x/m TD : 110/70 mmHg, N : 80 x/m, S : 36,5o C, Urin 150 ml.
Apakah diagnosa keperawatan utama pada klien?
A. Nyeri berhubungan dengan kontraksi rahim
B. Kurang volume cairan berhubungan output berlebihan
C. Risiko cidera maternal berhubungan proses persalinan
D. Risiko cedera janin berhubungan dengan uteroplasenta
E. Risiko terjadinya penyulit persalinan berhubungan dengan persalinan tak maju
Jawaban: A. Nyeri berhubungan dengan kontraksi rahim
17. Seroang bapak berobat di poli umum sebuah rumah sakit dengan keluhan utama pusing dan lemah. Pada saat pengkajian bapak tersebut tampak pucat. Ia mengatakan sudah satu minggu ini tinjanya berwrna itam seperti aspal. Selain itu pada pemeriksaan fisik juga menemukan konjungtiva tampak pucat dan ada nyeri tekan abdomen di kuadran kiri atas.
Apakah penyebab konjungtiva pucat pada bapak tesebut di atas ?
a. pendarahan anus
b. pendarahan rektum
c. pendarahan lambung
d. pendarahan kolonsigmiod
jawaban : C. Pendarahan Lambung