Pemda Ketapang Bahas Pembentukan Daerah Otonomi Baru di Ketapang
Sedangkan untuk Kabupaten Jelai Hulu Air di dalamnya ada Kecamatan Sandai, Kecamatan Sungai Laur, Kecamatan Hulu Sungai, Kecamatan Simpang Dua, dan Ke
Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Bupati Ketapang, Martin Rantan memimpin rapat terbuka sinergisitas program pembangunan daerah di Stadion Lubuk Gentara, Desa Natai Panjang, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Rabu 18 Mei 2022.
Kegiatan tersebut dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ketapang.
Sejumlah program kerja dibahas dalam kegiatan tersebut, mulai dari vaksinasi, tapak tilas, penetapan Tumbang Titi sebagai Kota Juang, rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) hingga persiapan MTQ XXX tingkat provinsi Kalbar di Ketapang.
“Untuk kegiatan vaksinasi harus tetap dilaksanakan dan harus digenjot agar ke depan bisa kembali normal dan beraktifitas normal,” kata Sekretaris Daerah Ketapang, Alexander Wilyo.
Untuk rencana pembentukan DOB baru yakni ada beberapa daerah. Diantaranya, Kabupaten Jelai Kendawangan Raya, Kabupaten Matan Hulu yang di dalamnya ada Kecamatan Tumbang Titi, Kecamayan Nanga Tayap, Kecamatan Sungai Melayu Rayak, dan Kecamatan Pemahan.
Sedangkan untuk Kabupaten Jelai Hulu Air di dalamnya ada Kecamatan Sandai, Kecamatan Sungai Laur, Kecamatan Hulu Sungai, Kecamatan Simpang Dua, dan Kecamatan Simpang Hulu.
• Dinas PUTR Ketapang Tampal Sejumlah Jalan Provinsi yang Berlubang
Menurut Wakil Bupati Ketapang Farhan, Kabupaten Ketapang adalah kabupaten tertua dibandingkan kabupaten lainnya yang berada di Kalbar dan lebih tua dari ibukota provinsi Kalbar, Pontianak.
Dengan demikian Kabupaten Ketapang cocok untuk menjadi provinsi.
“Melalui berbagai program dan kegiatan semoga apa yang dicita-citakan oleh pemerintah dapat terwujud dan mendapat dukungan dari masyarakat,” kata Farhan.
Rencana pemekaran daerah tersebut pun, mendapatkan dukungan dari anggota DPRD Ketapang.
Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, M Febriadi mendukung rencana pembentukan daerah otonomi baru.
“Kami DPRD Kabupaten Ketapang menyambut sangat baik dan mendukung penuh program pemerintah daerah yang saat ini dijabat oleh Marthin Rantan," kata pria yang kerap disapa Febri itu
Di setiap pertemuan dan rapat, lanjut Febri, pihaknya pun selalu membahas dan membicarakan tentang program otonomi daerah tersebut. Tentunya agar pembangunan dapat merata.
“Jauh hari kami sudah berupaya agar Kabupaten Ketapang ini bisa menjadi provinsi dengan nama Provinsi Tanjungpura dengan lima kabupaten/kota. Semoga ini bisa terealisasi,” pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Foto-bersama-dalam-rapat-terbuka-siner2q3rdsf.jpg)