Turki Siap Perang Lagi di Suriah , Recep Tayyip Erdogan Rencanakan Operasi Militer Baru Gempur YPG
Menanggapi komentar Erdogan, sayap militer YPG, yakni Suriah Defense Froce - SDF menegaskan, tidak ada "perubahan strategis" di Suriah utara.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Turki merencanakan kampanye militer baru !
Dirangkum dari laman Kontan.co.id , Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Turki berencana untuk meluncurkan operasi militer baru di Suriah, meningkatkan kekhawatiran pertempuran baru di perbatasan Turki-Suriah.
Berbicara setelah pertemuan kabinet pada Senin 23 Mei 2022 waktu setempat, Recep Tayyip Erdogan menyatakan, operasi itu akan bertujuan untuk melanjutkan upaya Turki menciptakan "zona aman" .
• Turki Keukeuh Tolak Finlandia dan Swedia Gabung NATO ! Recep Tayyip Erdogan Beberkan Alasannya
Teuttam di sepanjang 30 km di sepanjang perbatasan dengan Suriah.
"Kami akan segera mengambil langkah-langkah baru mengenai bagian yang tidak lengkap dari proyek yang kami mulai di zona aman sepanjang 30 km yang kami buat di sepanjang perbatasan selatan kami," katanya, seperti dilansir Kontan.co.id yang merangkum laman Al Jazeera.
• Arab Saudi Larang Warganya ke Indonesia hingga Turki dan Armenia, Ada Apa?
Dia tidak memberikan perincian lebih lanjut tetapi menyebutkan, operasi itu akan bergulir setelah militer, intelijen, dan pasukan keamanan Turki menyelesaikan persiapan mereka.
Daerah yang menjadi target operasi militer adalah yang di bawah kendali Pasukan Demokrat Suriah, kelompok yang mencakup Unit Perlindungan Rakyat, kelompok bersenjata Kurdi yang juga dikenal sebagai YPG.
Turki memandang YPG sebagai cabang dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang, kelompok yang Ankara anggap sebagai organisasi “teroris”.
PKK telah melancarkan pemberontakan bersenjata melawan Turki sejak 1984 .
• Turki Tolak Finlandia dan Swedia Gabung NATO , Recep Tayyip Erdogan Singgung soal Organisasi Teroris
Selama kampanye pemberontakan itu, sudah puluhan ribu orang tewas dalam konflik tersebut.
Menanggapi komentar Recep Tayyip Erdogan, sayap militer YPG, yakni Syrian Democratic Forces - SDF menegaskan, tidak ada "perubahan strategis" di Suriah utara.
SDF menuduh Turki berusaha untuk "merusak stabilitas" di wilayah tersebut.
Pasukan Turki telah meluncurkan tiga serangan besar ke Suriah utara sejak 2016.
• Invasi Rusia ke Ukraina Terkini, Drone Turki Bayraktar TB2 Gasak 2 Patrol Boat Kremlin di Pulau Ular
Mengambil alih wilayah di sepanjang perbatasan dalam apa yang Ankara katakan sebagai upaya untuk mengamankan perbatasan dari ancaman ISIL (ISIS) dan YPG.
Kelompok hak asasi manusia telah mengkritik operasi militer Turki di masa lalu di Suriah utara.