Doa Katolik
Orang Kudus Katolik Santo Agustinus Yi Kwang-Hon Perayaan 24 Mei
Ia berasal dari keluarga bangsawan Kwangju Yi, yang mana pada masa penganiayaan tahun 1801, banyak anggota keluarga bangsawan ini yang gugur.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Ketika putra Agustinus Yi Kwang-hon yang masih berusia delapan tahun menangis karena ingin bersama dengan kedua orang tuanya, salah seorang penjaga lalu memukulinya.
Barbara Kwon Hui pun meradang melihat puteranya dipukuli.
“Apa kesalahan yang telah anak itu lakukan sehingga anda memukulinya?”
Teriaknya sengit. “Apakah anda sendiri tidak memiliki anak?”.
Tetapi Agustinus menenangkannya, “Bersabarlah”, kata Agustinus.
“Kita ini adalah anak domba persembahan bagi Allah.
Janganlah kita kehilangan kesempatan ini.”
Sejak saat itu, Barbara Kwon Hui menjadi lebih sabar dan tabah.
Ia menerima segala perlakuan kasar terhadap dirinya dan mengangapnya sebagai rahmat.
Para tahanan diinterogasi pada pagi hari berikutnya.
Agustinus Yi Kwang-hon menjadi orang pertama yang dipanggil.
Penjaga berkata kepadanya, “Dengan satu kata dari mulutmu untuk mengkhianati Allah, maka kamu, istrimu, anak-anakmu juga adikmu dapat dibebaskan, dan juga seluruh milikmu akan dikembalikan,”.
Namun Agustinus menjawab, “Hal yang paling penting bagi saya di dunia ini adalah iman saya.
Bahkan jika saya harus kehilangan segalanya, saya tidak dapat mengkhianati Allah.”
Ketika istrinya Barbara dan putrinya Agatha dipanggil, jawaban mereka juga sama.
Hal ini membuat komisaris menjadi sangat marah dan memerintahkan agar bangsawan Agustinus Yi Kwang-hon disiksa dengan keji.
Agustinus dibawa ketempat penyiksaan lalu dipukuli dengan gada sampai sebagian besar daging di tubuhnya hancur bagaikan bubur.
Namun dengan iman yang tak tergoyahkan, Agustinus menerima semua siksaan ini dengan tabah dan penuh rasa syukur.
Ia mengucap syukur karena demi imannya, ia boleh menderita sengsara seperti yang dialami Tuhan Yesus dalam perjalanan menuju bukit kalvari.
Setelah melalui tiga hari persidangan, hakim lalu menjatuhkan hukuman mati kepada Agustinus Yi Kwan-Hon dan delapan tahanan Katolik lainnya.
Pada tanggal 24 mei 1839, Agustinus Yi Kwang-hon yang saat itu berusia 53 tahun; dieksekusi bersama delapan orang martir Kristus lainnya.
Para pahlawan iman ini tewas dipenggal di luar Pintu Gerbang Kecil Barat di pusat kota Seoul.
Pada tanggal 20 Juli 1839, Yohanes Pembaptis Yi Kwang-ryol bersama dengan tujuh orang umat Katolik lainnya, dipenggal di Pintu Gerbang Kecil Barat kota Seoul.
Pada saat itu Yohanes Pembaptis Yi Kwang-ryol berusia 45 tahun.
Pada tanggal 3 September 1839, Barbara Kwon Hui bersama dengan lima orang wanita Katolik lainnya dipenggal ditempat yang sama.
Pada 9 Januari 1840, puteri Agustinus dan Barbara yaitu Agatha Yi bersama dengan Teresia Kim tewas dicekik penyidik dalam sebuah interogasi di sel tahanan.
Dengan demikian, empat anggota keluarga Agustinus Yi Kwang-Ho telah memenangkan mahkota kemartiran.
Mereka dibeatifikasi bersama para Martir Korea lainnya pada tanggal 5 Juli 1925 oleh paus Pius XI, dan dikanonisasi bersama juga pada tanggal 6 Mei 1984 di Yoido, Seoul oleh Paus Yohanes Paulus II.
• Orang Kudus Katolik Santa Agatha Kim A-gi Perayaan 24 Mei
Arti Nama
Agustinus = Penuh Keagungan (Latin).
Variasi Nama
Augustinus, Augustus (Ancient Roman), Agustí (Catalan), Augustin, Dino, Tin (Croatian), Augustin, Augustín (Czech), August (Danish), Augustijn, Augustus, Guus, Stijn, Tijn (Dutch).
Aukusti, Aku, Kusti (Finnish), Auguste, Augustin (French), August (German), Ágoston (Hungarian), Agostino, Augusto, Dino (Italian), Augusts (Latvian).
Augustas, Augustinas (Lithuanian), August (Norwegian), August, Augustyn (Polish), Agostinho, Augusto (Portuguese), Augustin (Romanian), Augustín (Slovak), Avgust, Avguštin (Slovene).
Agustín, Augusto (Spanish), August (Swedish), Awstin (Welsh).
Sumber: katakombe.org
(*)
[Update informasi seputar Katolik]
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Orang-Kudus-Katolik-Santo-Agustinus-Yi-Kwang-Hon-Perayaan-24-Mei.jpg)