Tingkatkan Keandalan, PLN ULP Singkawang Kota Lakukan Pemeliharaan Jaringan Distribusi Listrik
Jadwal pemeliharaan biasanya diatur maksimal 4 jam, itu pun apabila ada perbaikan atau penggantian instalasi yang sifatnya cukup rumit.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Pemeliharaan rutin jaringan distribusi penting dilakukan untuk keadalan pasokan listrik. Hal ini turut dilakukan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Singkawang Kota.
Satu di antara kegiatan pemeliharaan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) yang dilakukan pada Kamis 19 Mei 2022 lalu.
Kegiatan pemeliharaan yang dilakukan antara lain penggantian isolator tumpu, perbaikan sectionalizer (alat pemutus/pengaman JTM) dan pemangkasan pohon yang mengganggu jaringan distribusi dibeberapa lokasi, seperti di Jalan Alianyang, Jalan Tani, Kodim, Jalan Barito, Jalan A. Yani dan Jalan Antasari.
“Meskipun terkadang dianggap sepele, ranting pohon yang mengenai jaringan listrik dapat mengganggu pasokan listrik bahkan dapat berpotensi membahayakan masyarakat umum.
Sehingga secara rutin kami lakukan pemantauan serta pemangkasan terhadap pohon-pohon yang mengganggu jaringan listrik,” ungkap Gilang Aryasetya Pratama, Manager PLN ULP Singkawang Kota.
• Gandeng Dinas Perkim LH Ketapang, PLN UP3 Ketapang Gelar Sunmori Motor Listrik
Diakuinya, dalam bekerja pihaknya mewajibkan Petugas yang melakukan pemeliharaan jaringan listrik selalu memperhatikan aspek-aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), harus memakai Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap.
"Untuk menjaga keselamatan jiwa petugas saat melaksanakan pemeliharaan jaringan listrik, dalam kondisi tertentu aliran listrik terpaksa kami hentikan sementara," tutur Gilang.
Ditegaskannya, agar tidak terlalu mengganggu aktivitas warga, pihaknya mengupayakan untuk menekan durasi penghentian aliran listrik.
Jadwal pemeliharaan biasanya diatur maksimal 4 jam, itu pun apabila ada perbaikan atau penggantian instalasi yang sifatnya cukup rumit.
Lebih lanjut Ia berharap masyarakat lebih peduli untuk bersama-sama dalam menjaga keandalan pasokan listrik.
• Optimis Omzet Usaha Meningkat, Pelaku Usaha Tinggalkan Genset dan Beralih Pakai Listrik PLN
Dikatakannya, listrik sejatinya milik bersama karena kita semua yang akan menikmati.
Jika aliran listrik lancar maka aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat juga akan berjalan dengan lancar.
"Kami berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga keandalan pasokan listrik, minimal dengan cara mengikhlaskan pohon atau tanam tumbuh yang dimiliki untuk ditebang oleh petugas, serta tidak bermain layang-layang terutama dengan menggunakan tali kawat disekitar jaringan listrik," tutup Gilang.