Pekan Gawai Dayak 36 Dimulai, Ketua Sekberkesda: Ini Ungkapan Rasa Syukur
Ketua Sekberkesda (Sekretariat Bersama Kesenian Dayak) Kalbar, mengungkapkan bahwa pada jaman dahulu, Gawai Dayak merupakan ungkapan rasa syukur masya
Penulis: Ferryanto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pekan Gawai Dayak ke 36 Kalimantan Barat secara resmi telah dibuka. Pekan Gawai Dayak pada tahun 2022 ini dilangsungkan puncaknya mulai tanggal 20 Mei hingga 22 Mei 2022.
Ketua Sekberkesda (Sekretariat Bersama Kesenian Dayak) Kalbar Eugene Yohanes Palaunsoeka mengungkapkan bahwa pada jaman dahulu, Gawai Dayak merupakan ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil yang diperoleh pada tahun perladangan.
"Gawai Dayak pada dasarnya ungkapan rasa syukur atas hasil yang diperoleh pada tahun perladangan, dan dilaksanakan dengan kegiatan pesta yang dilaksanakan secara adat, jadi ungkap syukur itu diungkapkan dengan cara pesta adat," tuturnya.
"Namun dikarena ini di Kota saat ini kita secara simbolis saja dan dimeriahkan dengan berbagai lomba yang mengangkat tema budaya khas masyarakat Dayak," tambahnya.
Baca juga: Pekan Gawai Dayak 36 Kalimantan Barat Resmi Dimulai
Selain itu, setiap Pekan Gawai Dayak sejak dahulu selalu dilaksanakan ajang Bujang dan Dara Gawai Dayak.
Harapannya, Bujang dan Dara yang terpilih dapat membantu melestarikan budaya khas Dayak .
Sejak bertahun lalu, ia mengatakan Gawai Dayak sudah masuk dalam kategori Pariwisata, dan dengan Gawai Dayak juga membawa dampak positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat, karena pada Pekan Gawai Dayak berbagai kegiatan usaha dan budaya dilaksanakan. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News